Rain Drop part 1

Title: Rain Drop part 1

Cast: Lee Donghae Super Junior, Jessica Jung SNSD, Yoona SNSD

Support cast: Cho Kyuhyun Super Junior, Seohyun SNSD, Taeyeon SNSD

Genre: Romance, Friendship, Family

Rating: PG-15~maybe.. (gak tau deh kayaknya terserah reader yang menilai)

Categories: Sequel

Annyeonghasseo…ni ff HaeSica pertamaku. Yang udah baca jangan lupa comment yah!!!Annyeong^^….

 

RAIN DROP PART 1

Seoul 00.00 a.m

Di sebuah ruangan salah satu perusahaan keuangan, duduk seorang namja yang tengah memandang lurus ke layar laptopnya. Tangannya sibuk menekan-nekan keyword dan menyusun angka demi angka yang memusingkan. Ia tampaknya amat sangat serius menekuni pekerjaan yang melelahkan itu sekarang. Padahal dari tadi hp nya bergetar hebat, menandakan seseorang yang menelponnya.

Tapi ia tetap tak peduli dengan ke khawatiran orang yang menelponnya sekarang. Ia tetap memandang lurus ke layar laptopnya. Hingga akhirnya otot-otot badannya mulai pegal dan matanya mulai memberat. Namja itu segara meregangkan otot-ototnya dan menelungkupkan kedua tangannya ke wajahnya yang tampak kusut karena lelah. Matanya menangkap hp nya yang dari tadi bergetar. Mungkin sekitar 20 kali orang yang berada di seberang sana menelponnya. Akhirnya namja itu memutuskan untuk mengangkat panggilan tersebut.

“yoboseo”ucapnya datar.

“Donghae oppa..kau dimana sekarang?aku mengkhawatirkanmu, kenapa dari tadi kau tidak menjawab panggilan dariku”oceh seorang yeoja dengan suara manjanya.

“mian Yoona-ah, aku lembur di kantor. Sebentar lagi aku pulang”.

“oppa, jangan memaksakan dirimu untuk bekerja hingga larut. Tidak baik untuk kesehatanmu”ucap Yonna memberi perhatian.

“gwenchana, kau tak usah mengkhawatirkanku. Aku tutup ya. Annyeong!”ucap Donghae yang langsung mengakhiri panggilan tersebut tanpa menunggu jawaban dari Yoona.

“YA!!oppa..kau selalu begitu. Tak pernah peduli sedikitpun dengan ku”ucap Yoona kecewa memandang wallpaper hp nya. Terlihat foto seorang namja yang tampan dengan sweater birunya.

***

Malam itu Seoul di guyur hujan lebat. Membuat udara menjadi dingin. Tak banyak orang maupun kendaraan yang berseliweran di jalan. Membuat malam itu terlihat sepi, hanya hujan yang menimbulkan suara sedikit berisik.

Seorang yeoja berjalan terseok-seok di tengah hujan. Wajahnya pucat dan bibirnya bergetar karena kedinginan. Ia tidak mengenakan alas kaki, pakaiannya berantakan dan basah. Tiba-tiba keseimbangannya hilang. Tak lama ia jatuh dan tak sadarkan diri di tengah jalan yang sepi.

Donghae yang melihat seorang gadis pingsan, reflek mengerem mobilnya. Decitan ban mobil dan aspal membuat orang-orang menoleh ke arah mobilnya. Tanpa pikir panjang Donghae menggendong tubuh mungil yeoja itu dan memasukkannya ke dalam mobil.

***

Donghae menggendong tubuh yeoja tersebut memasuki apartement nya. Di baringkannya yeoja itu di tempat tidurnya. Donghae memegang kening yeoja tersebut. Panas, sepertinya ia demam. Donghae memandang wajah yeoja yang tengah tertidur itu, wajahnya pucat. Dengan segera Donghae melepas pakaian basah dari tubuh yeoja itu. Ia mengenakan kemeja panjangnya ke yeoja itu dan mengompres kepalanya agar panasnya cepat turun. Karena lelah, ia memutuskan untuk tidur di sofa yang terletak tak jauh dari tempat tidurnya. Dengan cepat matanya menutup dan membawanya ke alam mimpi.

***

Jessica mencoba membuka matanya. Kepalanya terasa berat dan pusing. Ia mencoba mengumpulkan jiwa-jiwanya yang melayang, agar ia benar-benar bisa tersadar dari rasa kantuknya. Ia memandang sekelilingnya, dahinya berkerut. Ini bukan kamar tidurnya. Kamar yang dilihatnya sekarang bernuansa biru laut yang lembut dan dengan barang-barang mewah yang tertata rapi. Sangat berbeda dengan kamarnya yang sederhana dan berukuran kecil.

Jessica benar-benar bingung ia berada dimana sekarang. Pakaiannya berbeda dengan yang dikenakannya semalam. Jessica masih memandang sekelilingnya. Tak ada seorangpun yang berada di situ kecuali dirinya. Baru saja ia mencoba untuk turun dari tempat tidur, pintu kamar itu terbuka. Dan masuklah seorang namja yang nampaknya baru pulang dari berolahraga. Jessica membeku memandang namja yang ada di hadapannya sekarang.

“kau sudah sadar”ucap Donghae sambil tersenyum.

“kau siapa?aku ada dimana sekarang”tanya Jessica datar, hampir tanpa ekspresi.

“semalam aku menemukanmu pingsan di jalan. Jadi aku membawamu ke apartement ku”jawab Donghae sambil berjalan menuju tempat tidurnya.

“apa kau yang mengganti bajuku”tanya Jessica.

“ah..ne, semalam aku yang mengganti bajumu. Mianhae aku lancang, tapi bajumu basah semalam dan kau juga demam. Jadi aku mengganti bajumu dengan baju yang aku miliki”jelas Donghae.

Jessica hanya memandangnya datar. Ia tak mendengarkan penjelasan namja tersebut, pikirannya melayang ke kejadian yang ia alami semalam. Yang membuatnya berjalan sendirian di tengah hujan lebat seperti orang gila.

Flash back..

Aku berjalan, dan bersenandung riang menuju apartement namjachinguku Cho Kyuhyun. Malam ini aku akan membuat kejutan untuknya, di hari jadi kami yang ke 2 tahun. Aku sudah memasak makanan spesial untuknya. Aku sudah tak sabar bertemu dengannya.

Akhirnya aku sampai di depan apartementnya. Baru saja aku akan menekan bel, kulihat pintu apartementnya sedikit terbuka. Aku heran, tumben sekali Kyuhyun oppa tak mengunci apartement nya. Kulangkahkan kaki masuk ke dalam apartementnya. Kulihat barang-barang berserakan dimana-mana, begitu pula pakaian Kyuhyun oppa. Tak sengaja aku melihat pakaian wanita yang tergeletak di atas sofa, dan sepatu high heels yang juga ikut berserakan dilantai.

Perasaan ku tiba-tiba menjadi tidak enak. Kulangkahkan kakiku menuju kamar Kyuhyun oppa. Kucoba membuka kamar tersebut, dan aku melihat Kyuhyun oppa tengah berbaring dengan seorang yeoja. Bibirku kaku untuk berbicara, kaki ku terasa berat untuk melangkah pergi.

“op..pa…”ucapku terbata-bata.

Kyuhyun oppa langsung bangun dari posisi tidurnya.

“Sica-ah, ini tidak seperti yang kau pikirkan. Aku bisa jelaskan semuanya”. Kyuhyun oppa menggenggam tanganku, tapi langsungku tepis tangannya.

“kau tega oppa”ucapku dan melihat gadis yang baru terbangun dari tidurnya. Mataku seketika membulat melihat wajah yeoja yang tak asing lagi bagiku.

“Seohyun!!”ucapku tak percaya. Seohyun, sosok yang telah aku anggap seperti adikku sendiri. Sekarang dalam keadaan setengah telanjang. Aku benar-benar tak percaya. Seohyun kaget melihat kedatanganku.

“eonnie…aku…”ucapnya dengan terbata-bata.

“jadi ini yang kalian lakukan di belakangku??ternyata kau dan wanita itu…apa kau ingat hari ini adalah hari jadian kita yang ke 2 tahun!!apa kau ingat!!!”ucap ku emosi.

“mianhae Sica-ah, aku bisa menjelaskan semua ini”ucap Kyuhyun oppa yang berusaha menggenggam tanganku lagi, tapi langsung ku tepis kasar. Tak sudi aku di sentuh oleh namja sialan seperti dirinya.

“tak ada yang perlu di jelaskan lagi!!semuanya sudah jelas!!dan kau!!kau adalah wanita murahan dan tak memiliki perasaan”tunjukku ke wajah Seohyun. Aku muak melihat tatapan polosnya, itu hanya topeng.

“kita putus oppa”ucapku lalu berlari meninggalkan apartement Kyuhyun oppa.

Mati-matian aku menahan tangis untuk namja brengsek itu. Tapi tetap saja cairan bening ini mengalir deras. Hatiku benar-benar remuk tak berbentuk. Aku menangis di tengah jalan, aku tak peduli lagi dengan tatapan orang-orang yang memandangku seperti orang gila. Kakiku terasa pegal dengan sepatu high heels yang aku pakai. Ku lempar sepatuku ke sembarang arah dan kembali berjalan yang entah kemana arahnya.

Hingga hujan deras turun membasahi jalanan dan juga tubuhku. Tapi kakiku enggan berjalan mencari tempat berteduh. Aku tetap berjalan di tengah hujan sambil menangis dan menahan dingin. Sampai akhirnya aku benar-benar tak kuat menopang tubuhku, dan pandanganku berubah menjadi gelap.

Flash back end.

***

Pertahanan Jessica kembali roboh. Ia menangis mengingat kejadian semalam. Ia menenggelamkan wajahnya di kedua lututnya. Donghae panik melihat Jessica yang tiba-tiba menangis sesenggukan. Segera ia menarik tubuh yeoja itu dan memeluknya. Jessica menangis di pelukan Donghae, ia menangis sejadi-jadinya. Donghae membelai rambut Jessica lembut, berusaha untuk menenangkannya.

Setelah sedikit tenang, Donghae meregangkan pelukannya. Tapi Jessica masih terisak-isak. Donghae menatap wajah yeoja di depannya yang masih terlihat pucat.

“gwenchana??aku ambilkan kau air dulu”ucap Donghae lalu berjalan keluar kamar. Tak lama ia kembali dengan segelas air putih dan semangkok bubur di tangannya.

“minum dulu”ucapnya kemudian menyodorkan air tersebut ke arah Jessica. Jessica meminum air di gelas itu hingga habis tak tersisa.

“Gamsahamnida, sudah menolongku”ucap Jessica sambil menundukkan kepalanya.

“ah..tak usah khawatir. Ayo sekarang makan buburmu sehabis itu minum obat. Kau terlihat masih belum sehat”Donghae memandang wajah Jessica lekat-lekat.

“gwenchana, aku sudah sehat sekarang. Aku harus pulang”. Jessica mencoba turun dari tempat tidur, namun Donghae mencegahnya.

“kau masih belum sehat, wajahmu masih terlihat pucat. Sekarang buka mulutmu dan makan bubur ini”Donghae berusaha menyuapi bubur ke arah Jessica. Jessica memandangnya dengan tatapan yang datar sebelum akhirnya ia menerima suapan bubur dari Donghae.

“oh..ya aku belum tahu siapa namamu. Aku Lee Donghae”ucap Donghae di sela kegiatan menyuapi Jessica.

“aku Jessica Jung. Panggil saja aku Jessica”ucap Jessica menatap wajah Donghae kosong.

“ah..ne Jessica-ssi sekarang kau minum obat lalu istirahat”Donghae menyuapi obat tersebut kepada Jessica.

“gamsahamnida Donghae-ssi. Tapi aku harus pulang sekarang. Kakakku pasti cemas menungguku di rumah”Jessica bangkit dari tempat tidur Donghae.

“baiklah. Tapi izinkan aku untuk mengantarmu pulang. Aku takut kau pingsan lagi di jalan”.

“mmm..baiklah. dan..apakah pakaianku sudah kering??tak mungkin aku pulang dengan kemeja kebesaran milikmu ini”.

“ah..ne..sebentar aku ambilkan pakaianmu di mesin cuci”. Donghae berjalan keluar kamar. Jessica mengikutinya dari belakang.

Ia terperangah melihat apartement milik Donghae yang besar dan mewah. Beda sekali dengan apartement yang ia beli bersama kakaknya yang kecil dan murah. Jessica mencoba duduk di sofa besar yang terletak di ruang televisi Donghae. Ia tersenyum senang setelah mencoba menduduki sofa tersebut. Kemudian ia mendengar teriakan seorang yeoja dari arah ruang tamu Donghae. Mata mereka bertemu.

***

Yoona pov

Aku berjalan memasuki apartement Donghae oppa. Aku membawa makanan kesukaan Donghae oppa hari ini.

“oppa!!aku datang”teriakku ketika memasuki apartementnya.

Aku terkejut ketika melihat seorang yeoja yang tengah duduk di sofa ruang tv. Rambutnya acak-acakkan dan wajahnya pucat. Dan yang membuatku semakin terkejut, ia memakai kemeja Donghae oppa. Siapa dia sebenarnya??. Yeoja itu menatapku dengan tatapan datar, membuatku semakin geram.

“YA!!siapa kau?”tanyaku dengan tatapan sinis.

“aku…”. ucap yeoja itu menggantungkan kalimatnya. Dari wajahnya, ia terlihat bingung untuk menjawab pertanyaanku. Aku berjalan mendekatinya.

“mengapa kau ada di apartement Donghae oppa?”ucapku yang masih memandangnya dengan tatapan sinis.

“aku…”ucapnya kembali menggantungkan kalimatnya. Aku sudah tak sabar melihat tingkah yeoja yang ada di hadapanku ini.

PLAAKK

Yeoja itu memegang pipinya yang merah akibat tamparanku. Aku melihat ia menangis. Aku tak perduli, salah sendiri kenapa ia mengganggu namjacinguku.

“YA!!YOONA..apa yang kau lakukan!!”teriak Donghae oppa yang baru saja keluar membawa pakaian yeoja yang telah rapi di setrika.

“KAU!!berani-beraninya kau menampar Jessica”Donghae oppa kembali berteriak kepadaku.

“Siapa dia oppa??”ucapku lemah.

“tak penting dia siapa. Sekarang kau harus minta maaf kepadanya”perintah Donghae oppa.

“Mwo??minta maaf??ANDWE!!memangnya aku salah apa, sampai-sampai harus meminta maaf kepadanya”ucapku meremehkan. Tak sudi aku minta maaf kepada yeoja yang berani merebut Donghae ku.

Yoona pov end.

“Jessica-ssi, ini pakaianmu. Cepat ganti bajumu di kamarku. Ada hal penting yang harus aku selesaikan”. Jessica mengangguk mengerti dan berjalan menuju kamar Donghae.

Donghae berjalan menuju Yonna yang duduk di sofa ruang tamu. Ia menghela napas panjang sebelum memulai pembicaraan.

“ada perlu apa kau kesini?”ucap Donghae menatap Yoona yang marah.

“siapa dia oppa?kenapa dia bisa ada di apartement mu dan memakai kemeja mu?”selidik Yoona.

“semalam aku menemukannya pingsan di jalan, jadi aku membawanya kesini dan meminjamkan kemejaku karena pakaiannya basah semalam”Donghae berusaha menjelaskan yang sebenarnya kepada Yoona. Tapi Yoona tetap tak percaya.

“aku tahu kau bohong oppa. Semua yang kau katakan tadi bohong kan!!kau selingkuh di belakangku!!!”ucap Yoona setengah berteriak.

“Yoona-ah..aku tak berbohong. Itu benar Yonna aku hanya menolongnya”Donghae mencoba sabar.

“sudahlah oppa, kau tak usah berbohong lagi. pantas saja kau tak pernah perhatian denganku ternyata ada yeoja lain yang kau pacari selain aku!!”Yoona hilang kendali ia berteriak di depan Donghae sambil menangis.

“kau tau..kau adalah satu-satu nya yeoja yang selalu ingin tahu semua yang aku kerjakan. Kau selalu mengatur hidupku!!”ucap Donghae menahan amarahnya.

“karena aku peduli padamu oppa!!! Aku ini pacarmu!!!”Yoona kembali berteriak.

“APA??pacar kau bilang??sejak kapan aku mengakuimu sebagai pacarku??aku tak pernah menganggapmu sebagai pacarku. Kau adalah adikku Yoona. Mana adik kecilku yang manis dan yang tak pernah bertingkah egois!!!”Donghae menatap Yoona tajam. Donghae tak pernah menganggap Yoona sebagai pacarnya. Karena Yoona adalah adik dari sahabatnya Eunhyuk. Dan ia juga menganggap Yonna sebagai adiknya. Tapi Yoona selalu saja menganggap Donghae adalah miliknya seutuhnya. Donghae hanyalah miliknya tak boleh yang lain.

“KAU JAHAT OPPA!!!AKU BENCI KAU!!”. Yoona berlari keluar apartement Donghae sambil menangis. Donghae hanya menatap kepergian Yoona dengan tatapan menyesal.

35 thoughts on “Rain Drop part 1

  1. ehm komen dulu akh.
    q mampir k blog” yg membuat ff haesica nie.
    ohm syukurlah yoneon bkn pacar haepa.
    tpi yoonanya jaat ih ma sicaeon.
    maen tmpar aja.
    sbel deh.
    capcus k next part^^

  2. saeeeeng jeng-jeng aku muncul …
    oh jadi kyu itu pacarnya sica baru ngerti sekarang hihi ih seohyun eonni ingin kulemparkan high heels ku tepat ke mukamu beraninya merusak hubungan orang *evil’s laugh*
    donghae oppa omo kamu menggantikan ajunya sica eonni? *yadong deh muncul*
    si eunhyuk oppa diceritain gak nih?
    next bertualang ke part berikut🙂

    • EONIIIIIIIII!!!!!!*hug*

      Iya..udah ngerti ya eonn??hehehe
      Ya, jangan di lempar dong eonn, kan kesian Seo nya#PLAKK!!sapa suruh buat So jadi nyebelin disini!!

      Hihii..tapi Hae Oppa gak yadong lho eonn hahaha..Dia kan baik hati😀

      Hyuk Oppa gak aku ceritain eonn..hehehehe
      Oke NEXT!!😀

  3. kyaaaaaaa ini ff pertama ku yg ku baca di blog ini,, *pasti ga ngerti ya maksudnya
    #yasudah abaikan (dirajam author)
    huaaaa keren chingu ffnya aku mau lanjut ke part berikutnya ya..
    Bye bye *bow bareng jonghyun

  4. Seru thoorr.. Kisahnya rumit bangeett.. Aigooo.. Jessica eon sediih bgt.. Hyaaa Kyuppa knpa tega melakukan ituuu? Akhhh seru”… Langsung next aja deh thoor hhe..

  5. yoona kayaknya suka banget ama donghae oppa.. sampe2 ngaku sbg pacarnya segala..

    aduh seohyun kenapa berubah jadi evil juga kayak kyuhyun, tega banget ngekhianatin jessica😦

  6. Baru kali ini baca ff tentang selain yoonwon sbg main cast.nya. agak g rela yoona pake karakter itu. Tapi berhub. Disini jg ada siwon jadi penasaran. Mungkainkah ada cerita cinta ala yoonwon …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s