You’re My Everything [Chapter 2]

Annyeong..ni chapter ke 2 nya..maaf kalo makin hancur #awaas kalo di ketawain!! :p … maaf lagi kalo ada penulisan yang salah, soalnya aku baru belajar!!

Jangan lupa coment sama like ya #maksa J hehe..

[CHAPTER 2]

Cast: Lee Sun Kyu(Sunny), Lee Sungmin

Other cast: Member Super Junior, SNSD

Genre: Friendship, romance, family

Rating: General

Sunny kembali pulang ke dorm SNSD.

Author pov

At dorm..

“aku pulang”Sunny berkata pelan sekali nyaris tak terdengar.

“Sunny-ah..kami merindukanmu”Jessica berlari memeluk Sunny. Sunny hanya menyunggingkan senyum terpaksa.

“aku lelah, aku istirahat dulu”. Sunny berjalan gontai menuju kamarnya. Member SNSD memandangnya dengan penuh tanda tanya.

“YA..dia kenapa?”Jessica bertanya kepada member SNSD. Mereka hanya mendelikkan bahu.

Dikamarnya, pikiran Sunny menerawang. Ia bingung bagaimana cara memberi tahu member SNSD tentang perjodohannya dengan Sungmin.

Drrrtttt…drrrttt..

Hp nya bergetar. Ia mengambil hp nya. Dilihatnya di layar, bahwa Sungmin yang menelponnya.

“yoboseo”

“Sunny-ah, kau sudah pulang?”tanya Sungmin.

“ne oppa. Waeyo?”tanyanya kembali.

“ani. Nanti malam aku akan berbicara dengan member suju tentang perjodohan kita. Bagaimana kalau kau ajak member SNSD juga. Ottoke??”. Sunny menghela napasnya.

“mmmh, boleh juga. Kita kumpul dimana oppa?”

“bagaimana di cafe dekat SM?biar suasananya tidak terlalu tegang. Tenang aku yang traktir”. Sunny tersenyum.

“ne oppa aku akan berbicara dengan member nanti”.

“arraseo, aku tunggu jam 4 sore nanti ya. Annyeong”.

“ne oppa. Annyeong”. Sungmin menutup telponnya. Pikiran Sunny kembali menerawang.

‘semoga member tak terkejut mendengar berita ini’batinnya kemudian dan melangkah keluar kamar. Pikirannya benar-benar kalut.

Author pov end

Sungmin pov

Aku mencoba melangkahkan kaki ku menuju para member yang tengah berkumpul di ruang tengah. Sebenarnya aku juga gugup mau memberitahukan hal ini kepada member. Huuuh..tapi aku harus bisa.

“semuanya, aku mohon perhatiannya!!”sekarang semua member memandang kearahku.

“Waeyo?”Leeteuk hyung menatapku.

“apa nanti sore kalian ada acara?”. Mereka hanya menggeleng. Aku menarik nafas sebentar.

“waeyo hyung?!kenapa kau gugup sekali ada masalah?”Ryeowook bertanya kepadaku. Aku tersenyum terpaksa.

“ani, nanti sore aku akan mengajak kalian makan di cafe dekat SM bagaimana?tenang aku yang traktir”. Para member langsung tersenyum bahagia.

“aigoo..hyung kukira kau mau berbicara hal yang penting sampai-sampai kau gugup seperti itu”Kyuhyun memandang sekilas kearahku dan kembali melanjutkan bermain psp.

“hehe, ok jam 4 sore siap-siap ya”.

“neeeeeee…”teriak member bersemangat kecuali Kyuhyun yang memang tidak peduli. Dasar dia memang tidak pernah berubah.

‘selesai sudah, tugasku memberi tahu member, apakah Sunny juga sudah berbicara ke member SNSD, ku harap ia juga sudah berbicara’.

Sungmin pov end

Sunny pov

Aku beranjak dari tempat tidur. Ku rapikan tampilan rambutku yang sedikit berantakan karena tadi aku berbaring. Aku harus siap menghadapi semuanya, member harus tahu. ‘Sunny-ah Fighting!!’. Kulangkahkan kakiku keluar kamar.

“Sunny eonnie, kau tidak tidur?”Yoona bertanya kepadaku.

“ani. Ehem.. apa nanti sore kalian ada acara?”. Mereka hanya menggeleng.

“aku akan mengajak kalian makan di cafe dekat SM” kataku sambil tersenyum.

“memangnya ada apa eonnie kau mengajak kami kesana?”Seohyun penasaran.

“mmm..ani, aku hanya ingin kita refreshing saja. Selagi ada waktu libur, tidak salah kan??. Oh ia, disana juga ada member Suju. Soalnya Sungmin oppa yang akan mentraktir kita”.

“ne??member Suju??tumben Sungmin oppa mentraktir kita”Yuri masih bertanya-tanya sambil menatapku. Aku bingung mau menjawab apa.

“mmm..pokoknya nanti kalian siap-siap ya!!jam 4 sore kita harus sudah ada disana”.

Aku menatap mereka dan tersenyum, mencoba menutupi kegugupan yang ada di raut wajahku.

“NE!!”ujar para member dengan wajah yang masih bingung. Aku langsung menuju dapur untuk mengambil segelas air,  rasanya tenggorokanku benar-benar kering gara-gara kegugupanku tadi.

Sunny pov end.

Author pov

“YA!!kalian lihat wajah Sunny tadi??dia gugup, sebenarnya dia kenapa??apa dia sakit??”bisik Taeyeon kepada member SNSD.

“mollayo eonnie, Sunny eonnie sepertinya tadi benar-benar gugup”bisik Seohyun.

“YA..YA..sudahlah, jangan terlalu di pikirkan. Yang penting nanti kita akan di traktir Sungmin oppa”Sooyoung tersenyum bahagia.

“ne..ne sudah jangan terlalu di pikirkan. Kita lihat saja nanti sore apa yang akan terjadi”Yuri berkata sambil memperhatikan kuku nya, member lain hanya mendelikkan bahu.

At Cafe..

Member Suju dan SNSD sudah berkumpul semua. Sungmin menyewa sebuah ruangan VIP khusus untuk member Suju dan SNSD sore itu agar para wartawan tidak mengetahui bahwa mereka sedang berkumpul bersama. Canda tawa terdengar di sana-sini, raut wajah mereka amat sangat menikmati suasana sore itu. Tapi tidak dengan wajah Sungmin dan Sunny yang tampak cemas. Sunny yang dari tadi meremas kedua tangannya, kemudian menatap Sungmin memberi isyarat untuk mengutarakan maksud mereka berkumpul disini. Sungmin dapat mengerti tatapan mata Sunny. Ia langsung bangkit dari duduknya, dan mulai berbicara.

“ehem..bisa minta perhatiannya sebentar?”Sungmin mulai berbicara. Semua yang ada diruangan itu diam dan menatap ke arah Sungmin. Seketika suasana menjadi hening.

“aku ingin mengatakan maksud dari acara sore ini. Aku ingin memberitahukan kepada kalian semua bahwa aku akan segera menikah. Aku di jodohkan oleh kedua orang tua ku”ucap Sungmin mantap, padahal jantungnya terasa akan berhenti berdetak. Raut muka para member Suju dan SNSD benar-benar terkejut. Mulut mereka terbuka dan mata mereka membesar tak percaya(aduuuh author..bahasanya belibet!!). Leeteuk membuka suaranya.

“Sungmin-ah, kau tak bercanda kan??”tanya Leeteuk.

“bercandamu tak lucu oppa”Taeyeon memasang muka sangarnya(wiih..ajumma marah..kaburrrrr!!!).

Sungmin kembali berbicara. “aku tahu kalian pasti tak percaya dengan ucapanku. Aku tidak bercanda, aku serius. Aku akan menikah sebentar lagi”. Sungmin memasang wajah setenang mungkin.

“lantas siapa calon istrimu oppa??”Yoona kembali bertanya.

“Dia…”Sungmin menggantungkan kalimatnya.

“Dia Lee Sun Kyu. Dia Sunny”Sungmin menatap Sunny yang menundukkan kepalanya.

“MWO??DIA SUNNY??”teriak para member tak percaya.

“Sungmin-ah, tolong jelaskan semuanya. Kami masih belum mengerti”Leeteuk memandang Sungmin dengan tatapan yang masih tak percaya.

“jadi begini, kekekku dan kakeknya Sunny membuat sebuah perjanjian, bahwa suatu saat nanti aku dan Sunny akan di jodohkan. Orangtua kami merahasiakan semuanya, sampai akhirnya dua hari yang lalu aku dan Sunny diberi tahu tentang perjodohan ini. Awalnya aku menolak perjodohan ini dengan alasan pihak SM pasti akan marah jika mengetahuinya. Tapi ternyata orang tua kami sudah berbicara pada pihak SM, dan pihak SM sudah menyetujui jika kami menikah. Dengan syarat kami harus bisa merahasiakan pernikahan ini dari media. Kami tak mau mengecewakan orang tua kami, jadi kami hanya mengikuti apa yang dikatakan mereka. Aku mohon kalian bisa mengerti dengan posisi kami berdua. Pernikahan kami akan di langsungkan sebentar lagi. Lebih tepatnya dua minggu lagi”jelas Sungmin panjang lebar. Para member hanya diam, sibuk dengan pikirannya masing-masing. Mereka mencoba mencerna semua kata-kata yang Sungmin ucapkan. Suasana menjadi hening. Sampai akhirnya Leeteuk memecahkan keheningan itu.

“aku menyetujui pernikahan ini. Asalkan kalian berdua benar-benar dapat merahasiakan kepada media”ujarnya dengan tatapan tajam ke arah Sungmin dan Sunny.

“ne. Pikirkan nasib SNSD dan Suju jika rahasia ini terungkap ke media”ujar Taeyeon dengan tatapan tak kalah tajam.(wuiiihhh..serem ni duo leader lg ngamuk!!!kabur lagi ahhhh!!!!:D)

“tapi kita tidak bisa menyalahkan Sungmin oppa dan Sunny eonnie, mereka juga tidak tahu dengan perjodohan ini. Harusnya kita bersama-sama menjaga rahasia ini agar tidak tercium oleh media”Seohyun berkata dengan wajah polosnya. Kata-kata tersebut membuat hati para member sedikit luluh mereka berpikir kata-kata Seohyun ada benarnya juga.

“kata-kata Seohyun ada benarnya. Sekarang mari kita ucapkan selamat kepada kedua calon pengantin kita ini”ucap Siwon sambil tersenyum. Para member pun melakukan hal yang sama mereka bersama-sama berteriak..

“CHUKAE!!!”teriak mereka bersama dan memeluk Sungmin dan Sunny bergantian.

Sunny tersenyum lega sekaligus bahagia begitu juga dengan Sungmin. Mereka sama-sama tersenyum lega akhirnya para member menyetujui pernikahan paksa yang akan mereka lakukan 2 minggu lagi. Suasana kembali riuh canda tawa kembali terdengar. Kini Sungmin dan Sunny juga ikut bergabung dengan keriuhan yang dilakukan para member.

Seminggu menjelang pernikahannya, Sungmin dan Sunny disibukkan dengan jadwal manggung Suju dan SNSD. Mereka benar-benar tidak sempat mengurus acara pernikahan yang dalam hitungan hari akan tiba. Mereka mempercayakan semua keperluan pernikahan kepada orang tua mereka masing-masing.

Sunny baru saja membaringkan badannya di tempat tidur setelah seharian manggung bersama SNSD. Dari raut wajah gadis itu terlihat bahwa ia benar-benar lelah. Ia baru saja memejamkan matanya, tiba-tiba hp nya bergetar. Ia berdecak kesal, dengan langkah gontai ia bangkit dari tempat tidur dan meraih hp nya yang ada di dalam tas.

Di lihatnya siapa yang menelpon di saat yang tidak tepat ini. Da layar tertera nama ‘Sungmin Oppa’. Lalu di tekannya tombol bewarna hijau.

“Yoboseo”ucapnya tak bersemangat.

“Sunny-ah, gwenchana??apa kau sakit”tanya Sungmin khawatir.

“ani oppa aku hanya lelah. Aku baru saja sampai dorm”.

“oh..mianhae aku mengganggu mu. Ada yang ingin aku bicarakan”.

“annio oppa kau tidak menggangguku kok. Kau mau membicarakan apa oppa?”tanya Sunny sambil berjalan menuju tempat tidurnya dan membaringkan badannya.

“mmm..tentang pernikahan kita. Tinggal seminggu lagi kan??apa kau sudah mempersiapkan dirimu?tanya Sungmin hati-hati.

Sunny tertawa kecil “oh!tentang itu. Jujur aku belum siap 100% tapi aku akan berusaha semampuku oppa untuk mempersiapkan diriku”.

“oh..baguslah. aku tidak ingin kau menagis lagi gara-gara perjodohan kita Sunny-ah”.

Sunny tersenyum “aku kan sudah berjanji tidak akan menangis lagi oppa. Apa kau lupa?”tanya Sunny.

Kini gantian Sungmin yang tertawa “ne..ne aku ingat kok. Aku hanya tak ingin melihat air matamu jatuh dengan percuma Sunny-ah”.

Sunny terdiam setelah mendengar kata-kata yang di ucapkan oleh Sungmin. Jantungnya berdetak lebih cepat ‘apa yang terjadi pada diriku?mengapa jantungku ini?haiiisshh..’batin Sunny.

Sungmin yang menyadari bahwa Sunny tak menanggapi omongannya tadi kembali berbicara.

“Sunny-ah, kau masih disana?”. Sunny tersadar dari lamunannya.

“ah..ne..ne oppa aku masih disini”jawab Sunny tergagap.

“mmm..sepertinya kau benar-benar lelah. Istirahat yang banyak ya jagiya”Sungmin menggombal.

“oppa..itu menjijikkan”ucap Sunny pura-pura marah. Padahal jantungnya sudah berdetak tak karuan.

“hahaha. Kau lucu Sunny-ah. Ya sudah aku tutup ya. Persiapkan dirimu, arraseo?annyeong!!”.

“ne oppa. Gomawo. Annyeong”kemudian Sunny menekan tombol bewarna merah.

Matanya menerawang menatap langit-langit kamarnya. ‘kenapa jantungku berdetak lebih cepat??apa yang terjadi padaku??apa ini gara-gara perkataan Sungmin oppa tadi??haiissshhh mollayo!!”batin Sunny dan menutup wajahnya dengan bantal.

4 hari menjelang pernikahan….

Member SNSD sedang menikmati sarapan paginya. Dan Sunny baru saja bangun dan bergabung dengan member lainnya di meja makan.

“Sunny-ah, kau harus bangun lebih pagi. Bagaimana jika nanti kau sudah menikah?kau kan harus membuat sarapan untuk suamimu” Taeyeon menceramahi Sunny.

“arraseo eonnie, aku hanya lelah setelah kemarin jadwal kita benar-benar padat”jawab Sunny sambil mengoleskan selai coklat diatas rotinya.

“eonnie, bagaimana dengan gaun pengantinmu?apa sudah siap?tanya Yoona.

“mmm..mollayo eomma yang mengurus semua. Sepertinya hari ini aku akan mencobanya. Selagi jadwal kita tidak sepadat kemarin” .

Member yang lain hanya mangut-mangut mengerti dan kembali melanjutkan aktivitasnya masing-masing.

Jam 2 siang setelah tampil bersama SNSD, Sunny segera melesat ke toko gaun pengantin. Disana eommanya sudah menunggunya. Tak lama ia pun sampai di toko tersebut. Tak lupa ia menggunakan alat penyamarannya seperti kacamata, syal dan sweater, kemudian ia melangkah keluar dari van SNSD.

Setelah memasuki toko tersebut, ia melihat eommanya sedang sibuk memilih gaun-gaun pengantin yang digantung. Ia mendekati wanita paruh baya tersebut.

“eomma”panggilnya. Wanita paruh baya tersebut mambalikkan badannya.

“Sun Kyu-ah, kau sudah datang. Eomma sudah memilihkan beberapa gaun untukmu. Ayo cepat coba!!”suruh eommanya kemudian. Sunny hanya mengangguk.

Setelah merasa cocok dan pas dengan gaun yang dipilih. Mereka segera keluar dari toko tersebut, dengan menenteng tas belanjaan.

“eomma mau aku antar pulang?”tawar Sunny ke eommanya.

“tidak usah Sunny-ah, kau langsung ke dorm saja. Eomma  masih ada urusan. Biar gaunnya eomma yang bawa”ucap eommanya lemah lembut.

“mmm..baiklah. hati-hati ya eomma”ucap Sunny mengecup pipi wanita tersebut dan berjalan menuju van SNSD.

Wanita paruh baya tersebut memandangi punggung belakang anak gadisnya yang semakin jauh berjalan. ‘tak kusangka kau akan segera menikah. Semoga kau bisa bahagia dengan perjodohan ini’wanita itu membatin. Kemudian ia tersadar bahwa masih ada urusan lain, segera ia melangkahkan kakinya menuju mobil pribadinya.

Sehari sebelum pernikahan…

Sunny melangkahkan kakinya menuju halaman depan rumahnya. Dia menginap di rumahnya karena besok ia akan segera menikah. Matanya memandang pemandangan yang di suguhkan di taman itu, tampak sekeliling taman di penuhi bunga mawar bermacam warna. Ia tersenyum sebelum hp nya bergetar manandakan ada sms masuk. Di bacanya nama yang tertera di layar ‘Taeyeon eonnie’ kemudian ia membacanya.

From: ‘Taeyeon eonnie’

Saeng-ah, chukae untuk pernikahanmu. Kami akan datang besok. Persiapkan dirimu, arraseo!!annyeong J..

Sunny tersenyum setelah membaca sms dari eonnienya kemudian ia menekan tombol reply, dan mulai mengetik balasan.

To: ‘Taeyeon eonnie’

Gomawo eonnie J..

Jawab Sunny singkat. Kemudian matanya kembali menatap ke arah taman.

Hari pernikahan tiba…

Sunny mematut dirinya didepan cermin besar di ruang rias pengantin. Dari raut wajahnya tak menampakkan senyum. Padahal hari itu ia sangat cantik dengan gaun pengantin yang membalut tubuh mungilnya. Pikirannya menerawang ‘kenapa harus secepat ini aku menikah??aku benar-benar tak percaya’. Ia melamun di depan cermin. Eomma nya masuk untuk melihat keadaan putrinya.

“Sunny-ah kau terlihat sangat cantik hari ini”eommanya memegang bahu Sunny. Sunny tersadar dari lamunannya.

“eomma…”ujarnya kemudian memeluk tubuh eomma nya erat. Eommanya membalas pelukan Sunny, dan mengusap punggung anaknya. Tiba-tiba air mata Sunny menetes, ia menangis di pelukan eommanya.

“eomma, jeongmal gamsahamnida sudah merawatku selama ini. Aku tak tau  bagaimana cara membalasnya”ujar Sunny sambil masih memeluk eommanya. Eommanya melepas pelukan kemudian mengusap air mata Sunny.

“Sunny-ah, kenapa kau menangis nak??sudah jangan sedih, eomma tau pernikahan ini sangat berat untukmu. Eomma juga berterima kasih karna kau menyetujui pernikahan ini. Kau tidak boleh menangis arraseo. Berjanji pada eomma untuk menjadi perempuan yang kuat”eommanya memberi semangat kepada Sunny. Sunny tersenyum.

“ne eomma, aku berjanji”ujarnya dan kembali memeluk eommanya. Sampai kemudian acara pernikahan dimulai.

Pesta pernikahan Sungmin dan Sunny tidaklah mewah, hanya kerabat terdekat yang menghadiri pernikahan mereka. Mereka menikah di gereja yang terletak di pinggir kota Seoul. Sunny berjalan ke arah altar dimana Sungmin sudah menunggunya. Sungmin tampak tampan dengan menggunakan tuxedo putih (bisa bayangin kan readers gimana tampannya oppa kita yang imut ini??hihihi..#jadi ngiler..). Ia terpesona melihat Sunny yang memang benar-benar cantik dengan balutan gaun pengantin yang pas di badannya. Tak hanya Sungmin, member Suju dan SNSD pun terpesona dengan penampilan Sunny.

Sunny telah sampai di altar tempat Sungmin menunggu, Sungmin meraih tangan Sunny dan mereka berdiri di depan pendeta yang memulai ‘pengucapan sumpah pernikahan’.

“apakah kau bersedia menerima Lee Sun Kyu sebagai pendamping hidupmu?”ucap pendeta tersebut sambil tersenyum.

Sungmin menjawab dengan mantap “Ya. Aku bersedia”.

“apakah kau bersedia menerima Lee Sungmin sebagai pendampingmu dan menemaninya di saat senang maupun sedih dan sehat maupun sakit?”ujar pendeta itu kemudian.

“Ya. Aku bersedia”jawab Sunny pelan.

“sekarang kau dapat mencium pengantin wanita”pendeta itu tersenyum ke arah keduanya.

Sungmin dan Sunny berhadapan satu sama lain. Sungmin menatap Sunny dengan matanya yang teduh. Kemudian ia mendekatkan wajahnya ke wajah Sunny. Semakin dekat, Sunny segera menutup matanya dapat di rasakannya hembusan nafas Sungmin yang hangat. Sungmin tersenyum melihat ekspresi wajah Sunny. Kini jarak wajah mereka tinggal beberapa senti lagi, Sungmin kembali melihat ekspresi wajah Sunny yang menurutnya lucu. Ia mengurungkan niatnya mencium bibir gadis itu, akhirnya Sungmin mencim pipi sebelah kanan Sunny. Sunny segera mambuka matanya dan menatap Sungmin yang tersenyum ke arahnya.

TBC

11 thoughts on “You’re My Everything [Chapter 2]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s