Rain Drop part 3

“ani…karena kalau aku menyimpannya lebih lama, rasa bersalahku kepadamu semakin besar Donghae-ssi”. Jessica menatap Donghae ragu.

“ne??kesalahanmu??aku rasa kau tak pernah berbuat salah kepadaku”. Donghae menatap Jessica heran.

“itu..waktu itu..aku membuatmu bertengkar dengan pacarmu”ucap Jessica terbata-bata.

“oh…Yonna. gwenchana..itu bukan salahmu”raut wajah Donghae berubah murung.

“mmm..aku benar-benar menyesal Donghae-ssi, aku akan mengembalikan sepatumu besok”Jessica mengeluarkan handphonenya.

“bisa kau beri tahu dimana alamatmu”. Jessica tersenyum.

“tentu saja”jawab Donghae mantap.

***

RAIN DROP PART 3

Title: Rain Drop part 3

Cast: Lee Donghae Super Junior, Jessica Jung SNSD, Yoona SNSD

Support cast: Cho Kyuhyun Super Junior, Seohyun SNSD, Taeyeon SNSD

Genre: Romance, Friendship, Family

Rating: PG-15~maybe.. (gak tau deh kayaknya terserah reader yang menilai)

Categories: Sequel

Annyeong…ini nih kelanjutan part nya. Maaf kalo ff ini jelek. Ini murni hasil imajinasiku. Jangan lupa koment yah!!!!!WAJIIIIBBBB

HAPPY READING ^^

Jessica mengeluarkan seluruh pakaiannya dari lemari. Ia memandangi semua pakaiannya yang berhamburan di atas tempat tidur. Ia bingung harus mengenakan pakaian apa hari ini untuk bertemu Donghae. Karena kesal ia mengacak-acak rambutnya sendiri.

“aissshhh….kenapa bajuku jelek semua”ucapnya dengan wajah kusut.

“aku baru sadar, selama ini aku memakai barang yang tak layak pakai!!”.

Tak sengaja matanya melihat sebuah dress yang tergeletak di lantai. Senyum langsung merekah di wajahnya. Diambilnya dress mini tersebut dan mematut dirinya di depan cermin.

“babo nya aku, kenapa aku tak sadar masih mempunyai dress ini”ucap nya sambil tersenyum senang.

“aku pakai ini saja”. Jessica beranjak menuju kamar mandi dengan bernyanyi riang.

Tampaknya hari ini ia benar-benar senang karena akan bertemu dengan Donghae. Selesai mandi, ia segera bersiap-siap. Ia benar-benar ingin tampil sempurna di depan Donghae. Sebelum ia berangkat, kembali ia mematut bayangannya di depan cermin. Ia mengedipkan sebelah matanya.

“hehehe…kau tampak cantik hari ini Jessica”ucapnya memuji dirinya sendiri, kemudian berjalan keluar.

Sebelum berangkat, ia memasukkan sepatu Donghae ke dalam tas yang terbuat dari kertas. Di pakainya sepatu yang berwarna senada dengan dressnya. Kemudian berjalan menuju halte bis. Senyum tak henti-hentinya merekah dari bibirnya. Sepertinya ia adalah yeoja yang paling bahagia hari itu.

***

Donghae baru saja keluar dari kamar mandi. Ia berjalan menuju cermin dan mengibaskan rambutnya yang basah. Di bukanya lemari pakaiannya. Matanya menelurusuri setiap pakaian yang tersusun rapi, sampai matanya tertuju pada sebuah kemeja santai dan di padukannya dengan jeans hitam.

Hari ini ia memang berjanji untuk bertemu dengan Jessica. Tapi sabenarnya ada aktivitas lain yang membutuhkan bantuan seorang yeoja. Hari ini Donghae akan berbelanja kebutuhan dapur yang mulai menipis. Sebelumnya, Donghae tak pernah mengurus urusan yang satu ini. Karena Yoona yang membeli semuanya. Tapi sekarang berbeda keadaannya, Yoona sudah tak mengenalinya lagi. Oleh karena itu ia ingin meminta tolong kepada Jessica untuk menemaninya berbelanja.

Donghae menjatuhkan badannya di sofa ruang televisi, menunggu kedatangan Jessica. Sambil menunggu tangannya sibuk memencet remote tv untuk mencari chanel yang bagus.

Ting…tong…ting…tong…

Bel apartementnya berbunyi. Pertanda Jessica telah sampai. Segera ia beranjak dari duduknya dan berjalan menuju pintu.

***

Jessica pov.

Kubaca lagi alamat yang tersimpan di notes handphoneku. Aku benar-benar memastikan, bahwa aku tidak nyasar, karena di depanku ada apartement yang sangaaaaaatttt mewah. Aku tak percaya, ternyata Donghae benar-benar orang kaya. Sepertinya jiwa norak ku kembali muncul. Dari tadi aku terus-menerus mengucapkan kata ‘waaaaahhhhh…’.

Dulu waktu pertama kali aku di bawa kesini, mana sempat aku memperhatikan sekelilingku yang ternyata adalah pemandangan yang menajubkan. Pikiranku selalu saja melayang ke namja brengsek bernama ‘CHO KYUHYUN’. Setelah puas terkagum-kagum ku langkahkan kaki ku ke lift yang benar-benar mewah. Berbeda sekali dengan apartement ku yang tidak menggunakan lift, tapi tangga kayu yang sepertinya sebentar lagi akan roboh. Ku tekan tombol angka di lift itu menuju ke lantai 13.

Aku menelusuri lorong apartement yang super mewah ini, mencari apartement bernomor 999. Akhirnya ketemu juga apartement yang aku cari-cari. Tanganku kaku untuk menekan bel apartementnya. Jantungku serasa akan melompat keluar. Ada apa sebenarnya, apa aku terkena serangan jantung di usia yang masih muda??. Ah..ani..mana mungkin!!!. Apa ini karena aku gugup akan bertemu dengan Lee Donghae??.

‘ Aisssshhhh…mollayo’. Aku menggelengkan kepala ku. Akhirnya dengan jantungku yang masih berdetak kencang. Ku beranikan diriku memencet bel apartementnya. Tak lama pintu tersebut terbuka. Nampaklah seorang namja yang benar-benar menyihir mataku. Ia benar-benar tampan. Ku tarik ujung bibirku, membuat sebuah senyuman yang aku buat semanis mungkin.

“Annyeong!!masuklah”ucapnya ramah dan dengan senyuman manisnya. Aku hanya mengangguk lemah dan melangkahkan kakiku masuk. Kemudian mengikuti langkahnya dari belakang. Mataku menyapu setiap sudut apartement mewah ini. Aku benar-benar takjub melihat semua batang mewah yang ada disini.

“Jessica-ssi, gwenchanayo??”. Ucapan Donghae tadi menyadarkanku dari sifatku yang benar-benar norak tadi. Aku menoleh kepadanya, dan tersenyum terpaksa. Aku ingat tujuanku kesini sekarang.

“ah…Donghae-ssi, ini sepatumu”aku mengulurkan tas kertas berisikan sepatunya.

“YA!!duduklah dulu. Apa kau mau langsung pulang sekarang??”. Pertanyaan Donghae kontan membuat mataku membesar. Mana mungkin aku langsung pulang. Aku mau berlama-lama disini, asalkan bersamanya, hehehe. YA!!Jessica sadar!!apa yang barusan kau pikirkan.

“ah..anio…”ucapku kemudian menghempaskan pantatku di sofa yang terletak di sebelah tempat duduknya.

“apa kau haus??kau mau aku buatkan apa?”. Ah…benar-benar laki-laki idaman. ‘Donghae-ssi, sepertinya aku benar-benar tersihir dengan semua yang kau miliki’. Sadar Sica..sadar!!!jangan banyak berkhayal. Batinku, kemudian mengutuk semua pikiranku tadi.

“ah..tidak usah repot-repot. Aku tidak haus”tolakku sehalus mugkin. ‘Rasa hausku talah sirna Donghae-ssi karena memandang wajahmu’ ucapku tersenyum dalam hati, heheheh.

“jeongmalyo??baiklah kalau begitu”ucapnya kemudian kembali duduk di sebelahku.

“ah..iya, apa setelah ini kau ada acara??”tanyanya kemudian menatapku lekat.

‘aku mohon Donghae-ssi, jangan menatapku dengan tatapan seperti itu kau bisa membuatku meleleh sekarang juga’.

“mmmm….sepertinya tidak ada. Waeyo?”.

“untunglah, apa kau mau menemaniku berbelanja??”.

MWO???apa aku tak salah dengar??. Apa telingaku sudah berkarat. Otakku sulit mencerna kata-katanya tadi. Oh Tuhan…apa benar yang dikatakannya???mengajakku berbelanja!!!. Aaarrrggghhhh…sepertinya aku sudah mulai gila. AKU MAU…AKU MAU!!!. Hanya yeoja bodoh saja yang menolak diajak pergi dengan pangeran setampan Lee Donghae.

“Jessica-ssi, neo gwenchana??”tayanya khawatir karena melihat ekspresiku yang aku rasa benar-benar jelek.

“N..Ne???naega gwenchana”ucapku gugup.

“jadi, apa kau mau menemaniku berbelanja sekarang??”tanyanya sekali lagi.

“ah..ne aku mau”jawabku sambil tersipu malu. Aku rasa wajahku sudah menjadi merah padam seperti kepiting rebus.

“baiklah kalau begitu kita pergi sekarang saja. Kajja!!”.

Jessica pov end

***

Dalam perjalanan mereka tak mengeluarkan sepatah kata pun. Donghae serius menyetir dan menatap lurus ke jalan. Sedangkan Jessica sedang membayangkan apa yang akan terjadi nanti sambil senyum-senyum geje.

“Jessica-ssi, sebenarnya aku belum pernah berbelanja keperluan dapur jadi aku mohon bantuanmu”. Donghae menatap sekilas ke Jessica.

“ah…ne jadi selama ini siapa yang berbelanja keperluan dapurmu Donghae-ssi?”. Seketika wajah Donghae berubah murung. Ia teringat Yoona, adik kecilnya yang manis.

“mmm…biasanya Yoona yang berbelanja semuanya”ucap Donghae lirih. Jessica melihat perubahan wajah Donghae. Kemudian ia teriangat, Yoona adalah pacarnya yang berkelahi dengannya waktu itu. Jessica merasa bersalah, rasanya ingin sekali ia menarik pertanyaannya tadi.

“mianhae Donghae-ssi, aku tidak bermaksud…”

“gwenchana, sekarang kita sudah sampai. Ayo turun”.

***

Jessica berjalan di belakang Donghae. Ada rasa segan ketika ia ingin mendekati namja itu. Donghae menoleh kebelakang, dilihatnya Jessica yang berjalan jauh di belakangnya sambil menundukkan kepalanya. Donghae menghampiri gadis itu dan menarik tangannya. Jessica terkejut dengan perlakuan Donghae. Jantungnya kembali berdetak kencang. Lidahnya kelu untuk mengucapkan kalimat penolakan. Sementara Donghae terus menggandeng tangan Jessica tanpa mengetahui bahwa pemilik tangan itu tengah berperang dengan jantungnya yang berdetak kencang.

“Jessica-ssi, jika kau berjalan di belakangku. Aku takut kau hilang, karena aku akan bingung harus membeli apa saja yang dibutuhkan untuk dapurku”ucap Donghae masih menggenggam tangan Jessica. Jessica hanya menanggapi obrolan tersebut dengan tersenyum.

Akhirnya mereka mulai berbelanja. Jessica gesit memilih bahan-bahan dapur yang di perlukan oleh Donghae. Donghae hanya mengikuti langkah kaki gadis itu sambil mendorong kereta belanja. Ia terkagum-kagum melihat Jessica yang sibuk memasukkan semua keperluan dapurnya ke dalam kereta belanja yang di dorongnya. Setelah selesai ia segera mereka berjalan menuju kasir. Donghae mengangkat dua kantong belanjaan di kedua tangannya. Sedangkan Jessica membawa sebuah kantong belanja yang nampaknya lebih ringan dari milik Donghae. Mereka memasukkan semua kantong belanjaan tersebut ke bagasi mobil.

“Fiuuuhhh…akhirnya selesai juga, aku tak menyangka keperluan dapurku sebanyak itu”ucap Donghae yang terlihat lelah. Lagi-lagi Jessica hanya membalasnya dengan tersenyum.

“Jessica-ssi, bagaimana kalau kita makan siang dulu, aku tau tempat makan yang enak di sekitar sini”tawar Donghae.

“mmm…terserah kau saja”ucap Jessica. Tiba-tiba handphonenya bergetar. Tampak di layar bahwa eonni nya yang menelpon.

“yoboseo”

“Sica-ah, kau dimana sekarang”tanya eonni nya.

“mmm..aku sedang ada dijalan eonni. Waeyo??”.

“oh… aku akan pergi ke Busan sore ini ada keluarga temanku yang meninggal disana. Kau jaga rumah ya!!”.

“ah…ne eonni. Jaga dirimu baik-baik. Aku akan segera pulang”ucap Jessica kemudian mematikan panggilan tersebut. Ia menoleh ke arah Donghae yang sedari tadi memperhatikannya.

“mianhae Donghae-ssi, sepertinya aku harus pulang sekarang”ucapnya dengan nada menyesal.

“ah jeongmalyo??waeyo?”

“eonni ku pergi ke Busan sore ini dan sekarang aku tak membawa kunci apartement. Sepertinya aku harus pulang sebelum eonni ku berangkat”.

“ah..arraseo aku akan mengantarmu pulang”.

“gamsahamnida Donghae-ssi aku telah banyak merepotkanmu”ucap Jessica.

“ne..cheomaneyo..”Donghae menampakkan senyum terbaiknya.

***

Sehabis mengantar Jessica pulang, Donghae segera melajukan mobilnya ke arah apartementnya. Hari ini ia benar-benar ingin istirahat. Setelah meletakkan semua belanjaannya di dalam dapur, ia melangkah ke ruang televisi. Kemudian ia membaringkan badannya di sofa. Ia mencoba menutup matanya bermaksud untuk tidur. Tapi ia tak bisa, sedari tadi ia terus terbayang-bayang sosok Jessica. Ia mencoba mengingat semua kejadian yang ia lewati bersama yeoja itu hari ini. Kemudian ia tersenyum. Ia suka melihat senyuman dan penampilan sederhana dari gadis itu. Mungkin terlalu cepat bagi Donghae untuk menyimpulkan bahwa ia menyukai Jessica. Tapi ia benar-benar nyaman ketika di samping yeoja itu. ‘apa aku mulai menyukainya?’tanyanya dalam hati. Tapi ia segera menggelengkan kepalanya mencoba untuk menghilangkan pikirannya tentang Jessica. Tapi tetap saja bayangan yeoja itu bermain-main di dalam kepalanya. Akhirnya dengan langkah gontai ia melangkah ke dapur untuk membuat segelas cappucino dingin untuk menenangkan pikirannya.

***

Jessica pov

Huuuuhhh hari ini benar-benar melelahkan, tapi sekaligus menyenangkan. Senang bisa menemani Donghae berbelanja, dia benar-benar namja yang sopan. Jantungku selalu berdetak kencang seakan ingin keluar dari rusuknya ketika melihat senyumannya. Sepertinya aku benar-benar telah menyukainya.

“ya, Jessica Jung kau dengar aku tidak??”teriakan Taeyeon eonnie membuyarkan lamunanku.

“ne??eonnie waeyo??”tanyaku bingung. Kulihat Taeyeon eonnie yang menghela napasnya mencoba bersabar setelah mendengar pertanyaanku.

“aku akan ke Busan mungkin sekitar 2 hari. Jadi kau harus mencuci piring dan membersihkan rumah, arraseo??”.

“ne, arraseo”ucapku lemah. Jujur aku paling tak suka membersihkan rumah.

“ya!!jawab yang ikhlas, jiwa malasmu itu jangan di pelihara Sica-ah”.

“arraseo eonnie, aku akan bereskan semuanya”ucapku kesal.

“huh!!dasar..YA!!kenapa kau melamun lagi”. Lagi-lagi eonniku ini mengganggu pekerjaanku, melamun tentang Donghae.

“ani..aku tidak melamun eonnie”ucapku sedikit kesal.

“arraseo, aku berangkat”ucap eonniku kemudian mencubit hidungku.

“EONNIE!!!”teriakku. Taeyeon eonnie langsung berlari keluar sambil tertawa bahagia. Nampaknya ia memang senang menindas adiknya.

Jessica pov end

***

Jessica melangkahkan kakinya santai berjalan menuju tempat kerjanya. Hari ini ia mendapat shift pagi, karena rekan kerjanya yang bernama HyeRa sedang cuti karena sakit. Jessica membuka pintu toko tempat ia bekerja sambil menyunggingkan senyum manisnya. Ia mengganti pakaiannya kemudian menjalankan tugasnya, melayani setiap pengunjung yang datang. Hari ini toko tersebut di datangi banyak pengunjung karena sedang weekend. Jessica sedikit kewalahan karena tak ada yang membantunya.

Sekitar pukul 3 sore toko tersebut mulai terlihat sepi. Jessica meregangkan otot-ototnya, kemudian ia duduk di salah satu meja sambil menyesap cappucino dinginnya. Pandangannya mengarah ke arah jalanan yang ramai. Satu jam lagi, jam kerjanya selesai. Segera ia bangkit dari duduknya menuju counter tempat banyak roti-roti tersusun rapi. Tapi langkahnya terhenti ketika pintu toko itu kembali terbuka, pertanda ada pengunjung yang datang.

“Selamat datang di toko kami, mau pesan apa??”sapa Jessica ramah kepada pengunjung tersebut. Tapi kemudian matanya menatap sosok yang tak asing lagi baginya. Kembali jantungnya berdetak kencang.

***

Donghae mengendarai mobilnya pelan. Ia tak mempunyai tujuan untuk menghabiskan hari liburnya. Matanya menyapu setiap toko yang berjejer di sepanjang jalan yang ia lewati. Tak sengaja matanya menangkap seorang gadis yang tak asing lagi baginya. Gadis tersebut sedang duduk salah satu meja di sebuah toko roti. ‘Jessica??’ batin Donghae. Kemudian di wajahnya terukir sebuah senyuman. Ditepikannya mobil yang sedang ia kendarai dan di parkirkannya mobil tersebut tepat di depan toko roti tempat Jessica bekerja.

Kemudian ia turun dan membuka pintu toko tersebut. Dilihatnya Jessica menyapanya dengan ramah dan menyunggingkan senyuman manisnya yang mampu membuat jantung Donghae berdetak cepat. Jessica terkejut melihat Donghae yang berada tepat didepannya. Donghae tersenyum melihat tampang cengo Jessica.

“Annyeong, apa kau tak mempersilahkan aku duduk”ucap Donghae membuat Jessica tersadar dari lamunannya.

“ah…ne silahkan duduk, mau pesan apa??”. Jessica mencoba menghilangkan kegugupannya.

“mmm…aku pesan Vanilla Latte saja”ucap Donghae sambil melihat daftar menu yang terpampang di dinding toko tersebut.

“ne tunggu sebentar”. Jessica melangkahkan kakinya meninggalkan Donghae dan mulai menyiapkan pesanan namja tersebut. Tak lama kemudian ia kembali dan membawa segelas Vanilla Latte dan meletakkannya di atas meja Donghae.

“Selamat menikmati”ucap Jessica menunduk, kemudian melangkah meninggalkan Donghae. Tapi tangan Donghae yang menggenggam lengannya membuat ia menghentikan langkahnya.

“bisa kau temani aku disini??”ucap Donghae membuat Jessica terkejut.

“N..ne??”tanya Jessica dengan wajah polos.

“ayolah…temani aku, lagian sekarang hanya aku pengunjung di toko ini”desak Donghae. Jessica tak mampu menolak permintaan Donghae. Akhirnya ia duduk di kursi yang berada di hadapan Donghae.

********

“apa waktu kerjamu sudah habis??”ucap Donghae yang memecahkan keheningan di antara mereka.

“ne, 1 jam lagi shift ku selesai”ucap Jessica pelan. Donghae tersenyum senang setelah mendapat ide untuk dapat lebih berlama-lema dengan yeoja itu.

“mmm…maukah kau menemaniku pergi??”.

“ne??”ucap Jessica tak percaya. Namja di depannya kembali mengajaknya pergi. Hatinya berbunga-bunga. Jantungnya pun dari tadi berdetak tak karuan.

“jangan terkejut seperti itu. Weekend kali ini aku bingung harus kemana. Jadi apa kau mau menemaniku menghabiskan waktu di sore ini?”.

“mmm, ne sepertinya aku banyak waktu sore ini. Tapi kita mau pergi kemana?”ucap Jessica yang menyetujui tawaran Donghae.

“sudahlah, kau ikut saja denganku. Akan kutunjukkan tempat yang indah untuk menghabiskan waktu disore hari”jawab Donghae sok misterius. “sekarang, cepat kau ganti bajumu dan ikut denganku”Donghae menarik tangan Jessica membuatnya berdiri, kemudian mendorongnya menuju ruang ganti pegawai.

TBC

24 thoughts on “Rain Drop part 3

  1. waw makin seru aja nie ff.
    misteri cinta.
    maaf ya bru komen d part ini,d part sblumnya q komen.
    tpi ndak msuk”~_~
    capcus k next part dlu y^^

  2. Kenapa nanggung saeng??
    Jadi penasaran ..

    Dua2 nya malu2 kucing (*miauuu ..miaauu ..)
    hehehe ..

    Gak sabar pngen liat haesica bersatu ..
    Hihi ..

    Eonni tancap gas ke part 4 dlu yagh ..
    Annyeong .. (*dadah ..dadah ala miss univers) halaaah ..

  3. Annyeong author,, aku bare ngeh inii wp kamu,, aku echa yg suka baca ff kamu di ‘read fanfiction’ …
    Hehheee ternyata disini ketemu yoonwon juga ^^! Senengny …

    Ahh yoonwon moment-ny mana?? Ahh aku gag sabaran,, waduuhh itu sii sica ngagep yoona pacaran sama donghae ..
    Abisny donghae klo udh ngomongin yoona sedihhh sii.. Bikin salah paham ajja dech sii donghae kekekkeee ..

    Ahh makin seru,, aku baca next part😉

  4. donghae oppa udah mulai ngajak-ngajak sica eonni pergi nih ciee kencan ceritanya nih?
    ketemu yoona ditimpuk loh wkwk
    kyu nya gak muncul lagi kah saeng? yoonwoon juga belum muncul hihi..
    mau dong diajak belanja bareng huaaah cemburu deh ~~

  5. Hyaaaa… Hae oppa sdah mulai beraksi haha..
    Bdw, sica eon mau dibawa kemana? Aigoo… Makin seru aja nih FF..
    Lanjut..lanjuuttt🙂

  6. So sweet,
    jess eonni udh mulai suka ama haeppa,
    haeppa jg udh mulai berani ngjak jess eonni jalan,
    bntar lg jadian gih,
    #ditimpuk author. .
    Keren bgt ni ff ny.
    Sampe bkin aq senyum gaje. .

  7. Hwaaa Donghae ngebet amat,, kan jam kerja Jessica masi 1 jam lg. Tp uda disuruh ganti baju aja.
    hahahaa
    Mantaaap dah ^^
    Lanjut lagiiii

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s