You’re My Everything [Chapter 5]

Cast: Lee Sun Kyu(Sunny), Lee Sungmin

Other cast: Member Super Junior, SNSD

Genre: Friendship, romance, family

Rating: General

Annyeong…aku kembali buat lanjutan chapter 5 nya. Buat Icha eonni dan Bella eonni ku yang tersayang, maaf baru bisa ngelanjutin soalnya kemaren rada minder gitu mau publish chapter yang ini #cucol nihh^^. Buat temanku tersayang, Yolinda dan Wirin yang selalu nagih ff ini disekolah, ini aku publish buat dirimu sayang..ahahaha… semoga gak mengecewakan yah!!

Ya udah deh HAPPY READING…COMENT!!WAJIB!!

CHAPTER 5

Sunny baru saja selesai memandikan MiSun, kemudian ia berjalan menuju Sungmin yang masih tertidur lelap diatas sofa. Ia memandangi setiap jengkal wajah Sungmin. Jantungnya kembali memompa darah lebih cepat dari biasanya. Sunny masih membeku di tempatnya mengamati wajah Sungmin, niat awalnya yang ingin membangunkan Sungmin di urungkannya. Ia masih betah dengan keadaannya yang berjongkok di depan wajah Sungmin yang tengah tertidur.

“apakah aku setampan itu???”ucap Sungmin yang masih menutup matanya. Sunny yang tadinya berjongkok kini telah jatuh terduduk di lantai. Ia terkejut mendengar perkataan Sungmin yang jelas-jelas masih menutup matanya, tertidur.

“hahahaha…Sunny-ah apa aku terlihat tampan ketika tertidur??”ucap Sungmin menggoda Sunny. Sunny yang merasa sudah tertangkap basah hanya bisa memegang pipinya yang berubah menjadi merah. Sungmin semakin tertawa melihat wajah Sunny yang berubah menjadi merah seperti tomat. Sunny kesal melihat Sungmin yang terus mentertawakannya. Di majukannya bibirnya beberapa senti membuat Sungmin lebih keras lagi tertawa.

“oppa!!!berhenti mentertawakanku!!!”teriaknya kesal.

“hahaha…aigoo Sunny-ah, jeongmal kyopta”ucap Sungmin disela-sela tawanya. Sunny semakin kesal, ia berjalan meninggalkan Sungmin. Tapi Sungmin menarik lengannya dan membuatnya terduduk di samping Sungmin.

“Sunny-ah…aku hanya bercanda, jangan marah ya”Sungmin menatap Sunny dalam. Jantung Sunny kembali berdetak tak beraturan.

“a..aku…aku kesal melihatmu oppa, pagi-pagi sudah menggodaku”ucap Sunny dengan terbata-bata.

“kan sudah ku bilang, aku hanya bercanda…kau tak marah lagi kan??”. Sunny hanya mengangguk, menjawab pertanyaan Sungmin.

“tapi…aku boleh bertanya sesuatu kepadamu??”tanya Sungmin lagi.

“apa oppa??”jawab Sunny penasaran.

“apa aku benar-benar terlihat tampan ketika tertidur???”.

“OPPA!!!!kau kembali menggodaku!!!”ucap Sunny kembali kesal.

“hahahaha…aku bercanda lagi”ucap Sungmin mengacak-acak rambut Sunny dan berjalan menuju kamar MiSun. Sunny tersenyum, tak ingin rasanya ia menghentikan kejadian seperti ini. Sunny mengikuti langkah Sungmin menuju kamar MiSun. Terakhir kali ia bersama MiSun, malaikat kecil itu tengah tertidur pulas sehabis mandi dan sarapan.

***

Sungmin dan Sunny baru saja selesai dengan kegiatannya masing-masing. Sekarang mereka sedang dalam perjalanan menjeput MiSun di rumah orang tua Sungmin. Di perjalanan mereka berbincang-bincang tentang kejadian yang terjadi hari ini. Sesekali mereka tertawa jika percakapan yang mereka bicarakan terdengar lucu.

Sampai akhirnya mobil tersebut sampai di halaman sebuah rumah besar bergaya minimalis. Sungmin mematikan mesin mobilnya. Sunny turun lebih dahulu, ia berlari kecil menuju pintu masuk rumah tersebut. Ia kangen ingin bertemu dengan MiSun. Sunny memencet bel rumah tersebut, tak lama seorang pelayan rumah tersebut menyambutnya dengan ramah. Ketika memasuki rumah tersebut, terdengar suara tangisan MiSun keras. Sunny segera berlari menuju ruang televisi. Ia melihat mertuanya yang tengah berusaha menenangkan MiSun. Sunny berjalan menuju keduanya.

“eomma, biar aku saja yang menggendongnya”ucap Sunny yang mengejutkan mertuannya.

“kau sudah datang Sunny-ah??”ucap mertuannya sambil menyerahkan MiSun ke gendongan Sunny.

“Sunny-ah, sepertinya MiSun sedang sakit dari tadi siang ia terus menangis”. Sunny memegang kening MiSun.

“OMO~ badannya panas eomma”ucap Sunny khawatir.

“ya begitulah, tapi kau tenang saja jangan panik”mertuanya mencoba menenangkannya.

“apa yang terjadi eomma??”tanya Sungmin yang baru saja masuk kedalam rumah.

“MiSun demam dari tadi siang sepertinya ia mau tumbuh gigi”ucap eommanya.

“jinja??tapi dia baik-baik saja kan?”Sungmin khawatir.

“gwenchana, anak seumuran dia memang waktunya untuk tumbuh gigi”.

“ne eomma, sepertinya kami harus segera pulang. MiSun semakin rewel”pamit Sungmin.

“annyeonghasseo eomma”Sunny membungkik sopan.

“ne, hati-hati”pesan eommanya sambil tersenyum melihat anak dan menantunya yang semakin terlihat mesra di matanya. Sepertinya rencananya benar-benar akan berhasil.

***

Flashback…

“annyeonghasseo Nyonya Lee, bisa kita bertemu hari ini??”.

“……….”

“ne, aku tunggu di Cafe Shapire”

“………”

“ne, annyeong”.

Eomma Sungmin POV

Hari ini aku membuat janji dengan besanku. Yah!ada hal penting yang akan aku bicarakan kepadanya hari ini. Aku tiba duluan di tempat yang telah aku tentukan sebelumnya. Sekitar 20 menit kemudian seorang wanita yang umurnya hampir sama denganku datang menghampiri mejaku dan tersenyum manis.

“annyeonghasseo, lama kita tidak berjumpa”ucapnya sambil mendudukkan dirinya di hadapanku.

“ne, makanya aku ingin kita ngobrol-ngobrol disini”ucapku dengan senyuman.

“ne, apa kau sudah pesan minum?”tanyanya.

“sudah, aku datang sekitar 20 menit yang lalu”ucapku.

“ah, berarti aku terlambat, maafkan aku jalanan macet siang ini”ucapnya dengan wajah menyesal.

“aigoo, gwenchanayo. Sekarang kau pesanlah dulu, ada sesuatu yang ingin aku bicarakan”.

“ah, ye!!”ucapnya bersemangat. Setelah ia selesai memesan aku mulai membuka pembicaraan.

“nyonya Lee, kau tau sekarang Sungmin dan Sunny tidak tinggal serumah?”. Kulihat wajahnya terkejut.

“Mwo??jinja??aku benar-benar tidak tahu tentang hal ini, Sunny tak pernah cerita padaku”ucapnya.

“ne, makannya aku ingin Sungmin dan Sunny tinggal serumah, aku tau mereka tak saling mencintai, tapi tak ada salahnya kan mereka belajar untuk memahami satu sama lain??. Aku punya rencana”ucapku membuatnya penasaran.

“rencana apa??”tanyanya.

“aku punya keponakan di Amerika, sekarang dia sudah menikah dan mempunyai seorang anak. Dia dan istrinya benar-benar sibuk dengan pekerjaan masing-masing, anak mereka di jaga oleh seorang baby sitter”ucapku.

“jadi apa rencanamu??”tanyanya semakin penasaran.

“besok keponakanku dan istrinya akan ke Seoul. Mereka menitipkan anak mereka kepadaku. Mereka ada keperluan pekerjaan di Australia dan mungkin sekitar 4 bulan baru kembali. Kau tau kan aku sudah tua dan tak mampu lagi mengasuh anak. Jadi bagaimana jika anak mereka kita titipkan kepada Sungmin dan Sunny??”.

“Mwo??kau tau kan kalau anak kita adalah seorang selebriti??bisa-bisa mereka dibunuh fans kalau berita ini terbongkar!!”ucap besanku ini dengan nada yang keberatan.

“arraseo, tapi bukankah jika ada bayi ini, mereka akan tinggal serumah lagi??tak mungkin Sungmin tega membiarkan istrinya mengurus bayi sendirian”ucapku lagi.

“betul juga. Tapi bagaimana jika mereka membuang bayi ini ke panti asuhan, itu gawat!!”.

“tak mungkin mereka tega melakukan hal itu. Paling-paling mereka menitipkan bayi itu kepadaku. Yah aku sih sanggup saja merawatnya kalau hanya setengah hari”ucapku dengan tersenyum.

“mmm, sepertinya boleh juga. Aku setuju!!”.

“ne, aku juga!!”ucapku tak kalah bersemangat.

“dengan cara ini aku akan pastikan mereka akan saling mencintai”tambahku semakin bersemangat.

Flashback end

*****

Sunny POV

 

“oppa, suhu badannya semakin panas”ucapku khawatir. MiSun demam dan rewel. Semalaman aku dan Sungmin oppa tak bisa tidur. Aku dan Sungmin oppa terus saja menenangkan Misun yang menangis.

“aigoo, Misun…apakah benar-benar sakit jika ingin tumbuh gigi??Sunny-ah, sepertinya kita harus bawa MiSun ke dokter”usul Sungmin oppa. Tanpa berpikir panjang aku hanya menganggukkan kepalaku, setuju.

“cepatlah ganti bajumu, biar aku yang menjaga MiSun”Sungmin oppa menggendong MiSun yang masih menangis.

Selesai mengganti baju, aku dan Sungmin oppa segera berangkat kerumah sakit. Kulihat wajah Sungmin oppa benar-benar letih. Ditambah lagi jadwal konsernya yang mengantri panjang hari ini. Aku benar-benar kasihan melihatnya.

****

Author POV

 

“dia hanya demam biasa. Ini biasa terjadi ketika giginya akan tumbuh. Jadi kalian tak perlu khawatir”ucap dokter Kim yang memeriksa keadaan MiSun. Wajah Sungmin dan Sunny terlihat sedikit lega. Mereka bersyukur MiSun tak terserang penyakit yang berbahaya.

“ini obat penurun panasnya, diminum setiap 3 jam sekali”ucap dokter Kim sambil menyerahkan obat yang harus diminum MiSun.

“gamsahamnida dokter”ucap Sungmin dan Sunny bersama. Mereka membungkuk dan keluar dari ruangan tersebut.

“untung MiSun Cuma demam biasa, aku kasihan melihatnya menangis dari semalam”ucap Sungmin, melihat MiSun yang sekarang tengah terlelap di gendongan Sunny.

“ne, oppa”ucap Sunny singkat. Kemudian Sungmin merangkul bahunya. Sunny sedikit terkejut dengan perlakuan Sungmin yang tiba-tiba merangkulnya.

“aku akui, kau memang cocok jadi eomma Sunny-ah. Kau daebak!!!”. Sungmin menepuk pundak Sunny pelan. Sunny hanya tersenyum menanggapi ocehan suaminya.

Tanpa mereka sadari, seorang wartawan melihat adegan mesra mereka. Ia tersenyum bahagia. Segera ia mengeluarkan kameranya dan mulai menjalankan aksinya. Memotret Sungmin dan Sunny yang berada di teras rumah sakit. ‘sepertinya ini akan menjadi berita yang sangat besar’.

****

Sungmin dan Sunny baru saja selesai dari kegiatannya masing-masing. Mereka memutuskan untuk segera menjemput MiSun. Tadi eomma nya menelpon, bahwa panas MiSun sudah turun. Sungmin dan Sunny menjadi tak sabar ingin bertemu dengan MiSun, melihat senyumannya lagi. Sungmin segera berlari kedalam rumahnya, meninggalkan Sunny yang masih berada di dalam mobil.

“eommaaaa, mana MiSun aku kangen!!!”teriak Sungmin dari ruang tamu.

“YA!! Kau ini jangan teriak-teriak. MiSun baru saja tidur. Kalian malam sekali menjemputnya”ucap eomma Sungmin sambil mengendong MiSun.

“ne eomma, kami memang pulang sedikit terlambat tadi ada sedikit urusan di kantor”ucap Sunny yang baru saja masuk ke dalam rumah mertuanya.

“ah~ ye, gwenchana…MiSun baru saja tidur, dia juga sudah sembuh. Panasnya tadi siang sudah turun dia kembali ceria seperti biasanya”jelas eomma Sungmin.

“kalau begitu kami pulang dulu eomma, sudah malam”ucap Sungmin sembari mengecup kedua pipi eommanya.

“hati-hati dijalan, ingat kau sedang membawa istrimu dan anakmu juga”pesan eommanya.

“arra eomma, Annyeong”.

******

Sungmin POV

‘oppa sepertinya aku akan pulang sedikit larut, ada urusan sedikit di kantor. Mianhae tak bisa ikut menjemput MiSun, sampaikan cium hangatku kepadanya…Muaaaaaahhhhh~^^hehe’

Sungmin membaca pesan dari Sunny. Dia tersenyum membacanya, tapi sedikit kecewa karena Sunny tak ikut menjemput MiSun seperti biasanya. Kemudian dialihkan pandangannya ke arah MiSun yang tengah terlelap di gendongannya. Di usapnya pipi chubby MiSun lembut, dan kemudian menciumnya.

“eomma mu sedang ada urusan sebentar, jadi kau pulang dengan appa saja ya”gumam Sungmin sembari tersenyum melihat wajah polos MiSun.

“khaja~ disini dingin”. Sungmin melangkah menuju mobilnya.

@Sungmin&Sunny’s House

Author POV

 

Sunny baru saja tiba di apartement nya. Wajahnya terlihat lelah dan mengantuk. Dia melangkah menuju dapur dan meneguk segelas air putih. Diminumnya air digelas itu hingga tandas. Kemudian dihembuskan nafasnya berat. Tapi seketika matanya berubah menjadi cerah setelah melihat pemandangan yang terpampang didepannya.

Terlihat Sungmin yang tengah tertidur pulas diatas sofa sambil memeluk MiSun yang juga tengah terlelap diatas dadanya. Sunny hanya mampu tersenyum bahagia. Dua orang yang disayanginya tengah dalam posisi yang terlihat benar-benar nyaman satu sama lain. Kemudian Sunny tersadar akan sesuatu, dengan cepat dia mengaduk-aduk handbag nya. Setelah ketemu dikeluarkannya benda itu, ternyata adalah sebuah kamera digital. Dia melangkah menuju dua makhluk yang tengah berpetualang kealam mimpi itu. Kemudian ia mengambil beberapa gambar dan tersenyum setelah melihat hasilnya.

Setelah puas memotret, Sunny mengangkat MiSun dari dekapan Sungmin dengan gerakan pelan dan sangat hati-hati. Dia takut membangunkan keduanya. Setelah berhasil, digendongnya MiSun menuju kamarnya.

“aigoo, neomu kyopta…”gumam Sunny menatap wajah imut MiSun, kemudian dia kembali memotret MiSun yang tengah tertidur lelap. Lama ditatapnya wajah MiSun sampai akhirnya ia menguap dan matanya mulai berat. Dilihatnya jam yang tergantung di dinding pukul 01.00 a.m. pantas saja ia sudah mengantuk, sudah hampir subuh dan dia juga belum merebahkan badannya yang lelah. Sebelum beranjak ia mengecup kening MiSun lembut.

“Sweet dream, baby”ucapnya pelan,kemudian keluar dari kamar MiSun.

***********

DUNIA HIBURAN KOREA KEMBALI DIGEMPARKAN DENGAN BEBERAPA FOTO SUNGMIN SALAH SATU MEMBER SUPER JUNIOR DAN SUNNY YANG MERUPAKAN MEMBER DARI GIRLS’ GENERATION. MEREKA TERTANGKAP KAMERA SALAH SATU WARTAWAN SEDANG BERADA DISALAH SATU RUMAH SAKIT TERKENAL DI SEOUL DENGAN MENGGENDONG SEORANG BAYI. TAMPAK DIFOTO TERSEBUT SUNGMIN SEDANG MERANGKUL MESRA SUNNY.APAKAH MEREKA MEMILIKI HUBUNGAN KHUSUS??DAN SIAPA PULA BAYI YANG TENGAH MEREKA BAWA???

 

Leeteuk hampir saja menjatuhkan i-Phone nya setelah membaca berita disalah satu FanPage Super Junior. Padangan namja itu benar-benar sulit diartikan. Dikepalkannya tangannya kuat. Ia benar-benar tak percaya dengan berita yang baru saja ia baca dan juga foto yang ia lihat. Itu benar Sungmin dan Sunny. Ia sudah tahu semuanya akan terbongkar ke publik. Para member yang melihat perubahan wajah Leeteuk segera menghampirinya. Mereka semua memasang heran melihat wajah Leader mereka yang terlihat kesal.

“hyung!!gwenchana??”tanya Donghae sambil mengguncangkan bahu Leeteuk. Leeteuk masih diam.

“hyung??kau kenapa??”tanya Ryeowook kemudian. Leeteuk tetap saja diam.

“hyung ada…”Sungmin yang baru saja tiba tak menyelesaikan kata-katanya karena dipotong oleh Leeteuk.

“Jangan bertanya ada apa kepadaku!!!apa maksud dari berita yang telah tersebar luas di internet!!”ucap Leeteuk tegas dan menatap tajam Sungmin yang terheran-heran.

“hyung apa maksudmu??”tanya Sungmin berjalan menghampiri Leeteuk.

“kau masih bertanya kepadaku??apa kau benar-benar tidak tahu tentang ini??” Leeteuk memperlihatkan tulisan yang ada di layar i-Phone nya. Seketika mata Sungmin terbelalak. Ia benar-benar tak percaya dengan apa yang barusan ia baca. Member lain pun ikut membaca berita tersebut. Dan mereka juga sama-sama terkejut dan tak percaya.

“aku…aku…haaah..”Sungmin jatuh terduduk dilantai. Ia menundukkan kepalanya dan menelungkupkan kedua tangannya menutup wajah. Leeteuk menjadi tidak tega melihat wajah dongsaengnya yang benar-benar shock. Akhirnya ia meminta kepada member lain untuk keluar dari ruangan itu dan meninggalkannya berdua dengan Sungmin. Leeteuk berjalan kearah Sungmin dan ikut duduk diatas lantai.

“aku tau kau pasti sangat terkejut setelah membaca berita tadi. Sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan terjatuh juga. Sebaik-baiknya kita menyimpan rahasia, pasti akan terbongkar juga, Sungmin-ah”ucap Leeteuk menatap kearah depan. Sungmin memalingkan kepalanya kearah Leeteuk.

“tapi kenapa???apa aku salah??”tanya Sungmin lirih. Leeteuk memandang Sungmin tanpa menjawab pertanyaannya.

“Kenapa hyung??apa aku salah jika menikah?. Aku tahu ini semua berawal dari sebuah perjodohan bodoh yang tidak mungkin terjadi di zaman modern seperti sekarang. Tapi apa aku salah jika membahagiakan orang tuaku, dan menikah dengan Sunny. Apa aku salah menikahi Sunny sekarang hyung??”ucap Sungmin dengan nada bergetar. Ia menangis.

“kau tak salah Sungmin-ah, tak ada yang salah dengan semua ini. Selama ini memang hanya aku yang kurang setuju dengan pernikahanmu. Aku yang terlalu egois, tak memikirkan perasaanmu. Aku hanya takut, Super Junior menjadi hancur setelah kepergian Hankyung. Kau tau aku ini leader yang gagal. Maafkan aku Sungmin-ah…maafkan aku”ucap Leeteuk memegang bahu Sungmin. Sungmin mendongakkan kepalanya melihat sang leader yang tampaknya benar-benar menyesal. Ia seka sisa air mata yang ada di pipinya. Kemudian tersenyum tulus.

“kau bukan leader yang gagal hyung. Kau adalah leader yang hebat, yang pernah aku temui. Masalah ini biar aku yang tanggung hyung. Aku minta maaf jika masalah ini menjadi beban untukmu dan member yang lain”

“aku serahkan semuanya padamu. Sampaikan permintaan maafku kepada Sunny”ucap Leeteuk sambil tersenyum dan berjalan keluar.

Kini hanya tinggal Sungmin sendiri. Ia yakin, Sunny juga sudah tau dengan masalah ini. Dan yang terpenting sekarang adalah status MiSun. Apa yang harus dijelaskannya kepada media. Bahwa MiSun adalah bayi malang yang ia ditemukan didepan pintu apartementnya. Dan Sunny, Ya Sunny. Ia belum bertemu dengan gadis itu. Tadi pagi Sunny pergi dengan membawa MiSun dan tanpa meninggalkan pesan apapun.

TBC

Aku yakin banget chapter yang ini ancur banget. Aku memang susah dapet feel nya di chapter yang ini. Aku mohon komentar-komentar kalian yah. Semoga di chapter selanjutnya ff ini gak jadi ngebosenin.

Gamsahamnida*bow*

 

9 thoughts on “You’re My Everything [Chapter 5]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s