Rain Drop (part 4)

“sudahlah, kau ikut saja denganku. Akan kutunjukkan tempat yang indah untuk menghabiskan waktu disore hari”jawab Donghae sok misterius. “sekarang, cepat kau ganti bajumu dan ikut denganku”Donghae menarik tangan Jessica membuatnya berdiri, kemudian mendorongnya menuju ruang ganti pegawai.

RAIN DROP PART 4

Title: Rain Drop part  4

Cast: Lee Donghae Super Junior, Jessica Jung SNSD, Yoona SNSD

Support cast: Taeyeon SNSD, Choi Siwon

Genre: Romance, Friendship, Family

Rating: PG-13

********

“sebenarnya kau mau mengajakku kemana??”tanya Jessica heran sambil memandangi pemandangan di luar jendela mobil. Tak ada gedung-gedung bertingkat yang biasanya menjadi pemandangan sehari-hari, melainkan hamparan padang rumput luas dan bukit-bukit tinggi yang menjulang.

Jessica mengalihkan pandangannya kearah Donghae. Namja itu mengemudi dengan tenang. Merasakan diperhatikan, Donghae memalingkan kepalanya menghadap ke Jessica.

“jadi kau benar-benar penasaran?”tanya Donghae sambil tersenyum. Jessica mengangguk.

“sebentar lagi kita sampai”ucap Donghae yang masih menyembunyikan rahasia. Jessica memanyunkan bibirnya. Percuma saja ia bertanya, tapi jawabannya masih tetap sama.

******

“ayo turun kita sudah sampai”ucap Donghae mematikan mesin mobil.

Jessica melangkahkan kakinya keluar dari mobil. Angin sore bertiup lembut menerpa wajahnya. Matanya memandang  takjub sekelilingnya. Indah. Hanya kata itu yang ada dibenaknya sekarang. Dihadapannya terbentang padang rumput hijau dan beberapa pohon pinus yang tumbuh tinggi. Didepan padang rumput tersebut, terdapat ladang bunga lavender. Jessica tersenyum menikmati pemandangan sekelilingnya.

“tempat ini benar-benar indah”gumamnya pelan. Namun dapat didengar oleh Donghae yang berdiri disebelahnya.

“Ya.benar, tempat ini benar-benar indah. Ayo kita kesana”ucap Donghae kemudian menarik pergelangan tangan Jessica. Jessica terkejut ketika tangan hangat Donghae menyentuh pergelangan tangannya. Tapi ia tak menolak perlakuan Donghae, ia malah tersenyum sambil mengikuti langkah namja itu. Mereka berhenti disalah satu pohon pinus besar, Donghae langsung duduk dibawahnya. Sedangkan Jessica masih saja berdiri ditempatnya.

“dududklah”ucap Donghae menepuk tempat disebelahnya. Jessica mencoba duduk, tapi posisisnya benar-benar tak nyaman. Ia mengenakan dress, dan saat ia duduk dress itu sedikit naik dan memperlihatkan bagian pahanya. Donghae melihat Jessica yang sedari tadi berusaha menurunkan dressnya. Akhirnya ia melepas hoodie yang ia kenakan.

“pakai ini, aku lihat kau benar-benar tak nyaman dengan posisi dudukmu itu”. Donghae menutup kaki Jessica dengan hoodie nya, kemudian tersenyum. Jantung Jessica seakan mau lompat dari tempatnya. Takut-takut detaknya terdengar oleh Donghae.

“gomawo”ucapnya singkat karena menutupi rasa gugupnya. Donghae hanya tersenyum.

“kau tau tempat ini benar-benar indah”ucap Donghae menatap kearah depan.

“ne, bukankah tadi kau juga sudah mengatakannya bahwa tempat ini sangat-sangat indah”jawab Jessica.

“kau tau?kau adalah orang pertama yang aku ajak kesini”. Donghae menatap Jessica yang terkejut.

“jeongmalyo??”tanya Jessica tak percaya.

“ne, biasanya aku hanya sendirian pergi kesini. Aku sering menghabiskan waktu sore disini sambil melihat matahari terbenam. Tapi akhir-akhir ini aku tak pernah lagi kesini. Terakhir aku mengunjungi tempat ini sekitar sebulan yang lalu. Dan sekarang aku datang lagi kesini, bersamamu”jelas Donghae panjang. Jessica masih tak percaya degan kata-kata yang baru saja ia dengar. Perasaanya benar-benar senang, sangat senang.

“berarti ini adalah tempat rahasiamu?”tanya Jessica pelan.

“Ya! Bisa dibilang begitu. Dan hanya kau yang tahu selain aku”ucap Donghae menatap Jessica kemudian tersenyum.

“jeongmalyo?baiklah aku akan menyimpan rahasia ini dengan sangat baik”. Jessica mengepalkan tangannya didepan dada. Donghae tertawa melihatnya.

“kupikir kau adalah orang yang pendiam dan penyendiri. Tapi kau mampu membuatku tertawa juga”kata Donghae masih menatap Jessica.

“benarkah penilaianmu seperti itu?tapi penilaianmu benar juga, aku menjadi pendiam dan penyendiri setelah kematian orang tuaku…”. Jessica menghembuskan nafasnya panjang. Kemudian melanjutkan kata-katanya.

“orang tuaku meninggal ketika usiaku 5 tahun. Saat itu kami sekeluarga akan pergi berlibur kepantai. Tapi cuaca saat itu tiba-tiba buruk, hujan turun sangat deras. Pandangan ayahku saat itu menjadi kabur karena kaca mobil yang tertutup embun. Sampai akhirnya mobil kami menabrak sebuah truk besar dari arah berlawanan. Hanya aku dan kakakku yang selamat dari kecelakaan itu, sedangkan orang tuaku meninggal ditempat. Setelah kejadian itu aku dan kakakku dirawat oleh seorang kerabat dari ibuku. Tapi sekitar setahun kemudian, kakakku memutuskan untuk membeli sebuah apartement sederhana dari uang tabungan orang tuaku…”. pertahanan Jessica runtuh, ia menangis didepan Donghae. Donghae langsung merengkuh tubuh mungil Jessica kepelukannya dan mengusap lembut rambutnya.

“kakakku bekerja keras untuk menghidupi ku, aku sangat sayang padanya.”ucap Jessica disela isakan tangisnya. Donghae semakin mengeratkan pelukannya, dan Jessica membalasnya.

“gomawo Donghae-ssi, sudah mau memperlihatkanku tempat seindah ini”ucap Jessica masih terisak.

“cheonmaneyo, kau juga sudah mau berbagi kisahmu denganku”ucap Donghae lalu melepaskan pelukannya, karena Jessica sudah sedikit tenang meskipun isakannya masih terdengar. Jessica menghapus sisa air matanya.

“aku tampak seperti orang bodoh kalau menangis seperti ini”ucapnya mencoba tersenyum.

“ani, itu lebih baik daripada kau terus menyimpan ceritamu sendiri”ucap Donghae mengelus puncak kepala Jessica lembut. Semburat merah menghiasi wajahnya, ia tersipu malu.

“aku mohon, mulai saat ini kau panggil aku dengan sebutan oppa”. Donghae berkata tiba-tiba.

“apa kau bilang?memanggilmu oppa?”tanya Jessica masih tak percaya.

“ne, apa kau keberatan?”ucap Donghae. Jessica menggeleng cepat. “tidak, aku sama sekali tidak keberatan menanggilmu oppa”ucap Jessica sedikit terbata-bata.

“benarkah?”goda Donghae. “ne, kau tidak percaya padaku?”tanya Jessica dengan raut wajah lugu. Donghae tertawa kecil kemudian mengacak poni Jessica lembut.

“aku sangat percaya padamu Jessica”ucapnya kemudian. “kita pulang sehabis matahari terbenam, kau tidak keberatan kan?”tambahnya lagi.

“tentu saja tidak, Donghae oppa”ucapnya. Donghae tersenyum dan kembali menikmati udara sore yang cerah bersama Jessica yang duduk tenang di sebelahnya.

********

Yoona berjalan pelan melewati etalase toko di tengah kota. Mata indahnya memandang lurus kedepan. Ditelinganya terpasang earphone yang melantunkan lagu-lagu favoritnya. Sambil bersenandung kecil, ia memakan coklat yang ada ditangannya. Namun tiba-tiba…

BRUUKK..

Coklat yang ia pegang jatuh. Seseorang menabrak tubuhnya. Ia berdecak kesal mencoba melihat sosok yang menabraknya tadi.

“YA!!kalau jalan hati-hati”ucapnya kasar.

“maafkan aku, akan aku belikan yang baru”ucap sosok yang tadi menabraknya.

“baiklah, belikan aku yang baru dan jangan lupa beserta pabriknya. Apa kau sanggup?”ucapnya meremehkan.  Namun,sosok didepannya menarik tangannya paksa.

“YA!!apa yang kau lakukan, lepaskan tanganku”teriak Yoona, memancing perhatian orang-orang yang berada disekitarnya. Sosok itu membawa Yoona masuk kedalam sebuah cafe mewah.

“kenapa kau membawaku kesini?aku tidak mengenalmu”ucap Yoona kesal.

“baiklah, ayo kita berkenalan. Namaku Choi Siwon, dan kau?”ucap sosok didepannya santai.

“Cih, aku tak sudi berkenalan denganmu”ucap Yoona memalingkan wajahnya. “kau mau pesan apa?”tanya namja bernama Siwon itu kearah Yoona, namun Yoona tak menjawabnya. “baiklah, akan aku pesankan yang sama denganku”. Tak lama kemudian pelayan datang dan membawa pesanan mereka. 2 gelas cappucino dingin yang menggugah selera. Yoona melirik minuman itu, jujur saat ini ia sangat haus. Tapi rasa gengsinya lebih besar, ia pura-pura tidak tertarik.

“ minumlah, kau pasti sangat haus” Seperti punya indra keenam, Siwon dapat membaca pikiran Yoona. Yoona meraih gelas didepannya kemudian meminumnya hingga setengah.

“maafkan aku untuk kejadian yang  tadi. Aku benar-benar  tak memperhatikan jalan”ucap Siwon menyesal. Yoona memandang namja itu dengan sorot mata tajam.

“tidak semudah itu. Aku minta kau membawa kan pabrik coklat itu kehadapanku, baru aku akan memaafkanmu”ucap Yoona dengan nada kasar.

“jangan bercanda”ucap Siwon sambil tersenyum kearahnya. Membuat Yoona terdiam. Tampan, batinnya dalam hati. Tapi buru-buru ia memasang wajah sinis.

“aku tak bercanda, aku serius”ucapnya, nada bicaranya menjadi sedikit lembut dari sebelumnya.

“baiklah, akan aku belikan. Tapi aku mohon bantuanmu”ucap Siwon menjadi serius.

“bantuan?”ulang Yoona heran. Aneh. Ia baru saja kenal dengan namja ini, tapi dia sudah meminta bantuan.

“ne, apa kau tau kado yang tepat untuk seorang wanita?”. Yoona mengerutkan dahinya.

“siapa?pacarmu”tanya Yoona kembali sinis. “bukan, kado untuk ibuku”ucap Siwon, yang membuat Yoona semakin heran.

“kau tidak tau kado yang tepat untuk ibumu?yang benar saja. Kau adalah laki-laki dewasa, hal sepele begitu saja tidak tau!”nada bicara Yoona kembali meremehkan Siwon.

“ne, maka dari itu aku mohon bantuanmu”ucapnya lagi. Yoona berpikir sejenak.

“kau bisa memberinya bunga, perhiasan”usul Yoona.

“itu terlalu biasa”jawab Siwon cepat. “aku ingin memberi kado ibuku yang tidak biasa”ucapnya dengan memandang Yoona lekat. Bagaikan tersihir, Yoona membalas pandangannya. Jantungnya berdetak hebat.

“aku ingin kau menjadi istriku”ucap Siwon kemudian. Yoona membesarkan matanya. Ia tak percaya dengan ucapan namja didepannya. Menjadi istrinya?Oh itu sangat tidak mungkin untuk ia lakukan.

“apa kau bilang?menjadi istri mu?”pekik Yoona terkejut. Beberapa pengunjung cafe memandang heran kearahnya. Cepat-cepat ia menunduk minta maaf. Kemudian pandangannya beralih kearah Siwon yang masih menatapnya.

“kau gila?bahkan kau belum tau namaku, tapi kau sudah mengajakku menikah”ucap Yoona dengan nada pelan. Siwon menggenggam tangannya.

“aku mohon bantu aku, ibuku sedang terbaring lemah dirumah  sakit karena  penyakit usus buntu yang dideritanya. Ia tak mau menjalani operasi, sebelum aku memperkenalkan calon istriku kepadanya. Aku mohon bantulah aku, menikahlah denganku”ucap Siwon menggenggam erat tangan Yoona. Yoona tidak tega menolaknya. Ini menyangkut nyawa seseorang. Akhirnya ia hanya mengangguk pasrah.

“ya, aku akan membantumu”ucapnya pelan. Siwon mengeluarkan kartu namanya, menyerahkannya kepada Yoona.

“ini kartu namaku”ucapnya kemudian meminta nomor ponsel Yoona. “aku akan menjemputmu lusa, berdandanlah yang cantik agar ibuku merasa senang”ucap Siwon sebelum menjalankan mobilnya meninggalkan Yoona.

**********

Yoona POV

Mimpi apa aku semalam. Kenapa nasibku seperti ini?. Menikah dengan seseorang yang baru aku kenal. Aku menerima tawarannya karena ibunya sedang sakit. Tapi kenapa ini begitu tiba-tiba. Baru saja aku bertengkar  dengan Donghae oppa, datang masalah baru lagi. Arrrrggghhhhh!!!!!

Tapi apa salahnya membantu seseorang. Aku rasa namja itu bukanlah orang jahat. Wajahnya tampan. Dan aku suka senyumannya. Ya!apa yang sedang kau pikirkan Yoona, kau baru mengenalnya. Berani-beraninya terlah menyimpulkan bahwa dia adalah orang yang baik. Hentikan Yoona, sekarang kau harus memberitahu ayahmu tentang pernikahanmu. Tapi apa harus secepat ini?. Ah sudahlah, biar dia saja yang meminta restu dari ayah. Kan yang mengajak menikah bukan aku, tapi dia. Ah!aku lelah hari ini. Ingin rasanya cepat-cepat pulang dan istirahat.

Aku melangkahkan kakiku menuju halte bis. Aku harus siap menghadapi hari-hari baru yang akan datang besok!!. Yoona-ah FIGHTING!!.

***********

Hari ini adalah hari dimana Choi Siwon akan memberkenalkanku dengan keluarganya, lebih tepatnya dengan ibunya. Tadi pagi ia menelponku, ia bilang akan menjemputku saat jam makan siang. Sekarang sudah pukul sebelas, satu jam lagi ia akan menjemputku. Tapi aku belum melakukan persiapan apapun.

Aku bingung harus memakai pakaian apa. Seluruh pakaian yang tersusun rapi dilemari, kini telah berserakan diatas tempat tidurku. Sebelumnya aku tak pernah berpacaran, karena aku menganggap Donghae oppa lah pacarku. Dan sekarang aku gugup bukan main. Aku terduduk lemas diatas tempat tidurku. Tiba-tiba pintu kamarku dibuka, seorang laki-laki paruh baya masuk, ia adalah ayahku. Wajahnya menampakkan seulas senyum ceria. Aku membalas senyumannya.

“Ya Tuhan, lihatlah kamarmu ini sungguh berantakan”ucap ayahku terkejut. Aku hanya tersenyum kecut.

“ada apa jagi?kau mau pergi kemana?tampangmu kusut sekali”ucapnya sambil membelai rambutku, sayang. Sekarang aku harus menjawab apa, sungguh aku sangat gugup untuk memberitahu ayahku tentang Siwon yang akan mengajakku pergi.

“aku akan pergi keluar sebentar ayah”ucapku pelan. Ia mengerutkan dahinya.

“dengan siapa?pacarmu?”tanya ayahku. Entah mengapa aku hanya mengangguk menjawab pertanyaannya. Ayahku benar, dia pacarku sekarang dan lebih tepatnya lagi calon suami dadakan. Kulihat wajah ayahku bertambah cerah. Ia merangkul bahuku.

“kenapa kau tidak cerita kalau kau sudah mempunyai pacar?kenalkan dengan ayah nanti. Dia akan menjemputmu kan?”ucaa ayahku bersemangat.

“ne, dia yang akan menjemputku ayah”ucapku masih dengan nada yang pelan sambil menunduk. Kini ayahku menaikkan daguku agar menatap matanya. Sorot matanya yang teduh, yang selalu dapat membuatku tenang jika berada disisinya.

“kau sangat mirip dengan ibumu. Beliau pasti bahagia anaknya sekarang sudah dewasa dan tumbuh menjadi gadis yang cantik”ucap ayahku dengan nada yang aku sukai, lembut. Matanya masih menatapku, kemudian mencium keningku. Aku tersenyum ketika mendapat perlakuannya yang seperti ini, tidak pernah berubah dari dulu. Ia beranjak pergi setelah mencium keningku. Namun kemudian ia berbalik lagi.

“berdandanlah yang cantik”ucapnya singkat kemudian tersenyum lebar. Aku hanya mengangguk cepat. Mataku menyapu seluruh pakaian yang berserakan diatas tempat tidur. Setelah aku memilih-milih beberapa pakaian. Akhirnya pilihanku jatuh pada dress berwarna cream berlengan tanggung dengan model sedikit mengembang dibawahnya. Rambut panjangku aku biarkan terurai dengan poni yang aku jepit keatas. Sekali lagi aku lihat tampilanku didepan cermin, sepertinya sudah pas. Aku  memakai sepatu flat yang senada dengan dress yang aku gunakan. Kemudian aku melangkah keluar sambil menunggu Siwon datang.

****************

“Sica, bangun ini sudah siang”suara Taeyeon sambil mengguncangkan tubuh adiknya yang masih tertidur pulas.

“Ya!!!kau tidak kerja hari ini?”ucapnya lagi dengan suara yang sedikit keras.

“kau lihat ini sudah jam 12 siang”ucap Taeyeon lagi. Jessica bangun dari tidurnya kemudian duduk dengan mata yang masih tertutup. “hei, cepat buka matamu”Taeyeon kembali mengguncangkan tubuk Jessica.

“eonni, hari ini aku dapat shift sore. Kau mengganggu tidurku eonni”ucap Jessica kesal. Taeyeon berdecak kemudian duduk dihadapan adiknya.

“ya!semalam siapa yang menagantarmu pulang ?”tanya Taeyeon mencoba mengintrogasi Jessica. Semalam dia pulang sedikit larut karena Donghae mengajaknya pergi makan malam.

“semalam?itu temanku eonni”ucap Jessica membuat kening Taeyeon berkerut. “aku tak percaya itu temanmu, jangan berbohong”ucap Taeyeon lagi.

“aisshhh, baiklah itu adalah pria yang menolongku ketika aku pingsan tempo hari eonni, semalam dia mengajakku pergi makan malam. Jadi aku pulang agak larut”jelas Jessica panjang lebar. Taeyeon tersenyum melihat tampang adiknya yang kesal.

“Oh, jadi kau semakin dekan dengannya. Lalu bagaimana dengan pacarnya itu?dia marah padamu tidak?”tanya Taeyeon membuat Jessica terdiam. Ia bingung harus menjawab apa, benar kata  kakaknya , apa pacar Donghae tidak marah kalau ia telah pergi bersama Donghae kemarin.

“hei, jangan melamun. Aku akan berangkat kerja, kalau kau mau keluar jangan lupa kunci pintu”ucap Taeyeon kemudian beranjak pergi. Jessica masih terdiam ditempat, ia merasa bersalah sekarang, bagaimana jika pacar Donghae marah.

“kenapa aku tidak menolak ajakannya kemarin ya!dasar Sica bodoh!!”ucapnya sambil menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya. Kemudian ia bangun dan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.

**********

Siwon mengendarai  mobil dengan kecepatan sedang bersama Yoona yang duduk disampingnya. Setelah meminta izin dengan ayah Yoona, ia segera mengajak Yoona menemui ibunya dirumah sakit. Sedari tadi Yoona tampak gelisah. Ia terus memandangi Siwon yang berpakaian santai, sangat tampan batinnya.

“Siwon-ssi apakah pakaianku sudah pantas?”tanya Yoona kepada Siwon yang fokus pada kemudi.

“kau tampak cantik memakai dress itu, percayalah ibuku pasti langsung suka padamu”ucap Siwon kemudian tersenyum kearah Yoona, membuat wajahnya bersemu merah dan jantungnya berdetak capat.

“kita sudah sampai, ayo turun”ucap Siwon ketika mobilnya telah sampai diparkiran sebuah rumah sakit besar di Seoul. Mereka berjalan menuju kamar Suite dirumah sakit tersebut.  Siwon melihat tingkah Yoona yang masih saja gelisah.

“tenanglah, ibuku tidak makan orang”ucapnya berusaha membuat Yoona tenang. Namun Yoona tak menggubris ucapannya. Mereka telah sampai dikamar tempat ibu Siwon dirawat. Siwon membuka pintu dan Yoona mengikutinya dari belakang. Ibu Siwon tersenyum melihat kedatangan anak sulungnya.

“eomma, selamat ulang tahun”ucap Siwon kemudian mencium kedua pipi ibunya. Kemudian ibunya menatap kearah Yoona. Siwon melihat arah pandang ibunya, segera ia tarik Yoona agar mendekat.

“Eomma, kenalkan ia calon istriku”ucap Siwon membuat senyum ibunya merekah. “benarkah itu?”tanya ibunya masih tak percaya.

“ne eommonim. Annyeonghasseo, naneun Im Yoona imnida”ucap Yoona memperkenalkan diri.

“Ya Tuhan kau cantik sekali, Siwon-ah kau benar-benar memberikan kado ulang tahun yang aku inginkan”ucap ibunya sambil mengelus rambut Yoona sayang. “jadi kapan kalian akan menikah?”tanya ibunya yang membuat Yoona terkejut.

“Mungkin 3 bulan lagi eomma, setelah eomma benar-benar sembuh dari operasi”ucap Siwon sambil melirik kearah Yoona yang masih terkejut.

“lama sekali, aku akan operasi besok. Dan kalian akan menikah 2 minggu lagi”.

“NE???????????”ucap Siwon dan Yoona serempak. Mereka terkejut dengan perkataan ibu Siwon yang tersenyum bahagia.

TBC…..

Annyeong…akhirnya part 4 nya publish juga..jangan lupa tinggalkan coment kalian yah!!

BUAT SILENT READERS BERTOBATLAH KALIAN!!TINGGALKAN KOMENTAR KALIAN SEHABIS MEMBACA!!

Annyeong!!^^

44 thoughts on “Rain Drop (part 4)

  1. rame banget lanjutin lagi ya aku sangat menunggu hehehe
    sangat menyukai couple donghae and jessica
    menurut aku mereka cocok hehehe

  2. hah akhirnya sampe jga d part 4.
    makin seru ma nie ff.
    dan untngnya yoona memiliki jdohnya sendri.
    ok haesica jga harus cpat” menyusul yoonsi y!
    next part dtnggu^^

    • Annyeong new reader..

      haduuhh..aku kira part yang ini kacau abis..liat deh Siwon oppa yang langsung minta yoona eonni nikah ama dia..

      makasih ya buat pujiannya..
      buat next partnya ditunggu aja ya^^

      gamsahamnida^^

    • makasih ya pujiannya..

      Eh? emangnya bisa yah baca dari part 4 nya dulu? tapi gak papa kalo kamu ngerti😀..

      gamsahamnida buat komentarnya.. tetap tunggu part selanjutnya yah ^^

  3. Wahahhaaa seru.seru ..
    Haduhh sii yoonwon mau nikah dadakan,, lucu juga pertemuanny masa baru ketemu udh lngsung nikah..siwon juga belom kenal nama yoona ahahhaaa😀

    Ahh aku mau baca next part😉

  4. yoonwon couple nya ada *sujud syukur* wkwkw
    kok siwon bisa milih yoona si? asal milih tapi dapet yang perfect ckckc
    tau gitu aku datengin toko coklatnya deh biar ketemu siwon hihi dibikin drama bagus nih saeng *korban drama*
    eh tapi mending ngikutin donghae sama sica aja yah hihih
    ayaaaaaaaaah *sok kenal * aku juga anakmu *ngayal jadi adeknya yoona*
    suka part ini hihi nyesel deh gak baca berurutan wkkwwk

  5. axhrnya siwon xeluar jugaaa.YoonWon jjang..aq suxa cingu..daebak critanya tambah menarix.siwon xeluar lngsng bxin xjutan ngajax yoona nixah.xeren poqonya

  6. NEEE…?????? Huahahaha…
    Poor Yoona eon keke…
    Tapi mank Yoona cocoknya sma siwon siiihh hhe..
    Akhhh pairing-pairing niiih… Likeee.. Daebak buat author.. Bahasanya sederhana dan gak berbelit”.. DAEBAK!!

  7. Haha,
    siwon udah ngajak yoona eonni buat nikah,
    so sweet deh,
    mskipun dadakan gitu.
    Tinggal haesica nya nih. .
    Daebak. .

  8. wow makin keren n seru
    horeeee ada haesica n yoonwon😀
    hae oppa romantis
    hihihi ibu won oppa bahagia bgt nih
    ok author lanjjuutt

  9. haesica romantis banget.yoonwon dah ketemu…siwon ketemu langsung ngajak nikah dan yoona langsung setuju…walau cuma bohongan tar kan bisa beneran…

  10. HORE !!! Sekarang udah ada YoonWon yeee……😎. Akhirnya mereka akan menikah HORE !!!😉, HaeSica nya mana nih??? Pengen banget mereka menikah seperti YoonWon hehehehe…..😀.

  11. waduuhh siwon oppa baru ketemu udah langsung ngajak nikah ajaa..
    donghae oppa kenpa ga bilang ama jessica kalo yoona itu bukan pacarnya, kan kasian jessica nya ngerasa bersalah mulu hehhe..
    seruuuu udh muncul couple2 yg keren..
    yoonwon haesica suka bgt ama 2 couple ini…😀

    lanjuuuuttt

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s