Best Friend & Love (Part 6)

Title: Best Friend & Love

Cast  : All member SNSD & SUJU

Other : Find By Your Self

Author : Tatin Bunny_DjSoon / Lee TinKyu

Rating: PG-13

Genre: Romance

Dislamier:

                This FanFic is not mine, but my faithful reader wrote (Tatin Unnie). I just help her to publish this FanFic, because she doesn’t have any blog. So give your comment, please.

Part 6

“cukup.. sudah gk ada lagi yang perlu di jelaskan.”

Tut… tut…

Sunny langsung mematikan telponnya, dan menarik selimutnya untuk tidur lagi.

Berkali-kali dia mengubah posisi tidurnya, tapi tetap saja dia tidak bisa tidur.

Sunny terus memikirkan namja yang menelponnya itu. Namja yang pernah mengisi hari-harinya di L.A. dan namja yang telah menyakitinya. Namja yang bernama Brian, dia adalah mantan pacarnya Sunny di L.A. Karena Brian lah salah satu alasan Sunny pindah ke Korea.

Sudah satu jam Sunny mengganti posisi tidurnya, bukannya bisa tidur, Sunny malah semakin gak bisa.

“aaah…” Sunny semakin gelisah. Kemudian dia keluar kamarnya menuju dapur.

Didapur Sunny hanya duduk diam. Ingatannya kembali ke masa lalu ketika dia tinggal di L.A , terutama hubungannya dengan Brian dan Michelle.

Sunny menunduk, tubuhnya bergetar, tak lama kemudian air matanya pun  jatuh.

—-

“Aiiish.. kenapa harus bangun malam-malam gini sih, mana gelap lagi..” gumam Sooyoung, yang terbangun karena ingin buang air kecil.

Sooyoung kemudian keluar kamarnya dan berjalan cepat menuju WC.

“aaah, leganya..” sooyoung kemudian berjalan keluar menuju kamarnya. Tapi lanrgkahnya terhenti ketika melihat kearah dapur yang lampunya menyala. Dan samar-samar dia mendengar suara isak tangis seseorang.

Awalnya Sooyoung takut, tapi dia perlahan melangkah menuju dapur. Dilihatnya ada seseorang yang sedang duduk sambil telungkup diatas meja. Tubuhnya bergetar dan dia sepertinya menangis.

“Sun… Sunny..” kaget Sooyoung.

Sunny tetap diam, sepertinya dia tidak menyadari kedatangan Sooyoung.

Perlahan Sooyoung mendekati Sunny. Sooyoung ingin menyentuh bahu Sunny, namun dia mengurungkan niatnya itu.

Sooyoung berjalan mengambil sebuah gelas kemudian mengambil coklat. Sooyoung ingin membuat coklat panas untuk Sunny. “semoga ini bisa sedikti menenangkan nya..” ucap Sooyoung dalam hati.

Sunny mengangkat kepalanya, dia terkejut mendengar suara dentingan gelas. Kemudian Sunny menoleh ke sumber suara, dilihatnya Sooyoung yang sedang membuat coklat panas.

Sunny buru-buru menghapus air matanya.

“ini, katanya coklat bisa menenangkan hati loh..” Sooyoung menyodorkan segelas coklat yang dibuatnya kepada Sunny.

“….”

Sunny bingung melihat sikap Sooyoung yang tiba-tiba baik.

“Tenang, aku gk memasukkan racun ko’ ke coklat itu” kata Sooyoung yang melihat ekspresi Sunny yang terlihat bingung.

“ke.. kenapa.. kenapa kau..?”

“emm.. apa aku gk boleh baik..?”

“aniyeo… hanya saja…”

“hanya saja, aneh ya….?” Tebak Sooyoung.

Sunny langsung menunduk

“Sunny… emm, aku… emm..  mianheo.. mianheo atas semua yang aku lakukan selama ini, terutama kejadian di sekolah itu..”

“MWO…?” sunny terkejut dengan ucapan Sooyoung.

“iya,.. aku minta maaf atas apa yang aku lakukan, mungkin ini aneh, tapi aku sadar selama ini aku benar-benar jahat sama kalian semua, terutama kepada Jessica..”

Sunny terdiam dengan ucapan Sooyoung. Dia masih mencerna ucapan Sooyoung itu.

“aku tau, kalian pasti akan bertanya-tanya dengan perubahan sikap ku ini. Bahkan mungkin kalian akan menertawakan ku, tapi aku benar-benar tulus meminta maaf dan ingin memperbaiki persahabatan kita ini..”

“….”

“……”

“ya,.. kenapa kau diam saja..? kau kenapa..? kalo’ mau tertawa, tertawalah… aku pantas untuk ditertawakan” lanjut Sooyoung yang melihat ekspresi datar Sunny.

#ya ampuun.. Sooyoung.. sunny lagi sedih tuh.. mana bisa tertawa… ckckckck.. #abaikan#

“apa kau masih marah ya dengan kejadian di sekolah itu..?”

“aa.. aniyeo… hanya saja,… aku masih bingung”

“Ne.. wajarlah kamu bingung Sunn.. tapi inilah yang terjadi, gimana ya memumulainya.. emm.. kamu tau kan masalahku dengan Jessica, maksud ku pernah dengar gitu..”

“Ne, aku pernah di ceritakan oleh Tiffany..”

“kau tau, ternyata aku dan Jessica Cuma di jadikan bahan taruhan saja..”

“Mwo..? maksud mu..?” sunny sangat terkejut.

“Ne, kami Cuma dijadikan bahan tarauhan oleh Changmin dan teman-temannya..”

“da.. dari.. darimana kau tau ..?” Tanya Sunny kaget.

“aku mendengar sendiri percakapan Changmin dan Shindong “ cerita Sooyoung.

“astaga.. kurang ajar sekali namja itu, tega-teganya dia melakukan hal seperti itu, harus di kasih pelajaran tuh..” kata Sunny geram.

“Ne, tapi yang terpenting sekarang, aku ingin sekali meminta maaf sama kalian, terutama sama Jessica..” kata Sooyoung sambil menunduk.

“minta maaf lah, bagaimana kalo’ besok saja..?” saran Sunny.

“Ne, sebenarnya sih aku mau minta maaf tadi, tapi ku lihat sepertinya waktunya kurang tepat..”

“kalo’ gitu cobalah besok ya, semoga berhasil… Hwaiting..” sunny mengepalkan tangannya dan mencoba untuk tersenyum.

“oya, berarti kamu sudah memaafkan aku dong…?” Tanya Sooyoung memastikan.

“Ne..” jawab sunny sambil mengangguk.

Mereka berdua terdiam. Dan sibuk dengan pikiran masing-masing. Sesekali Sunny menyeruput coklat panas buatan Sooyoung.

“gomawo Sooyoung atas coklat panas ini” kata Sunny memecah keheningan.

“Ne, cheonmaneyo..”

“sekarang aku sudah lebih tenang, ternyata resep mu manjur juga ya..’

“ah, itu sih saran dari Hyoyeon yang selalu aku ingat..’

“….”

Mereka berdua trdiam lagi

“ya ampun, ternyata sudah hampir jam 3, kamu belum ngantuk sunn..?”

“aku gk bisa tidur..” jawab Sunny datar.

“memangnya ada apa..? kamu kenapa..?”

“aah, aniyeo.. gk ada apa-apa ko’..”

“ceritakanlah kepada ku,..”

“aku… aku kangen keluarga ku” Sunny berbohong.

“kenapa gk di telpon saja..?”

“emm.. aku takut mengganggu” kata Sunny mencari alasan.

“tapi.. ya sudahlah.. sekarang kamu harus tidur, besok pagi kan kita sekolah..” kata Sooyoung sambil mengusap kepala Sunny.

“Ne, baiklah..”

Akhirnya setelah Sunny menghabiskan coklat panasnya dan mencuci gelas, mereka berdua kembali ke kamar masing-masing.

=**************=

“sunny… kamu gk ikut ke kantin..?” Tanya Tiffany.

“gak, aku mau ke taman belakang..” jelas Sunny.

“ha..? kamu mau ngapain disana..?” Tanya Jessica.

“aku …..aku mau menelpon adikku….” Ucap  Sunny.

“emm…mau aku temenin ..??” tawar Taeyeon.

“gk usah…kalian ke kentin saja”

“baiklah… hati-hati ya..kita ke kantin dulu…”kata Tiffany

Kemudian Taeyeon, Jessica, Tiffany berjalan menuju kantin

Sunny kemudian berjalan keluar dan menuju taman di belakang sekolah

“eh, Sunny mau kemana..??” Tanya Sooyoung menghentikan langkah Sunny

“emm….mau ke taman…”jawab Sunny datar.

“ko’ sendiri…?? Aku temani ya…”

“eh, gk usah,…emm…gimana? Sudah minta maafnya..??” Tanya Sunny

“emm…aa…emm..belum…” ucap Sooyoung menunduk.

“loh…ko’ belum..??”

“aku malu….”

“Ya ampun, aku baru tau ternyata seorang Choi Sooyoung itu orangnya pemalu juga rupanya…” ledek Sunny.

“ya…. Kau Sunny …”

“ke kantinlah “ potong Sunny “di sana mereka lagi berkumpul..”

“tapi  Sun…….”

“sudahlah , kajja…ke kantin sana …”Sunny mendorong pelan tubuh Sooyoung .

“berjuanglah ….bye….”ucap Sunny sambil menepuk bahu Sooyoung. Kemudian meninggalkan

Sooyoung menuju taman.

“ternyata Suuny baik juga ya….,tapi kenapa ya ko’ raut wajahnya berbeda dari biasanya..”ucap Sooyoung dalam hati.

“hey… melamun saja …”Yuri mengagetkan Sooyoung.

“aiish…,kau ini….”dengus Sooyoung.

“eh sejak kapan kau akrab dengan Suuny..??” Tanya Hyoyeon heran.

“kau ada rencana apalagi untuk menjahilinya..” selidik Yuri sambil menyipitkan matanya.

“ya ..kalian, memangnya aku tidak boleh baik ya..? aku gk puny a rencana jahat apapun ke Suuny..”  bentak Sooyong.

“ya…kirain aja…biasanya kan….” Perkataan Yuri langsung di potong Yoona.

“hey…kita ke kantin yuk… aku lapar…”

“ayo kita ke kantin” kata Sooyoung langsung, karena dia tidak mau di ledek sama Yiri dan Hyoyeon

“ok…baiklah…aku sepertinya juga lapar” kata Yuri setuju

Akhirnya mereka berempat berjalan menuju kantin.

“annyeong semuanya….” Sapa seorang namja.

“eh, annyeong  sungmin oppa..” koor Sooyoung, yuri, Yoona, dan Hyoyeon.

“oya Youngi, Sunny mana..? tadi aku liat kau mengobrol dengannya..” Tanya Sungmin.

“tadi katanya Sunny mau ketaman..” jelas Sooyoung.

“ok… gomawo..”  ucap Sungmin.

“eh oppa emang ada apa..?” Tanya Sooyoung penasaran.

“emm.. ada deh…” sungmin mengerlingkan matanya

“oya, Hankyung nitip salam tadi..” lanjut Sungmin meledek, kemudian berlari menuju taman belakang sekolah.

“YA.. OPPA KAU…” teriak Sooyoung. Wajahnya memerah.

“ehemm.. ehemm.. cii… cii… ciiieee….” Ledek ketiga temannya.

Sooyoung langsung berjalan meninggalkan teman-temannya, wajahnya semakin memerah seperti kepiting rebus.

“hey.. tunggu..” koor ketiganya lagi. Kemudian berlari menyusul Sooyoung.

=***********************=

“yeoboseyo..” kata Suuny ketika telponnya telah tersambung.

“ne yeoboseyo…ada apa Noona…??” Tanya seseorang dari sebrang sana.

“Taemin , kamu kan yang member i Brian nomor HP ku …??” Tanya Sunny

Langsung

“aaa….anni…”jawab seseorang di sebrang sana yang ternyata Taemin adiknya Sunny.

“”jujur saja…dari mana lagi kalau bukan kau..” bentak Suuny.

“mi….mi..mianhaeyo Noona ….dia mengambil paksa HP ku ..”jelas Taemin terbata.

“kau ceroboh sekali Taemin ..”bentak Suuny lagi.

“aku…aku di paksa dan di ancam sama Brian..” kata Taemin menjelaskan

.

“kurang ajar Brian sekarang aku harus gimana….? Kemarin malam dia menalponku….” Kata Suuny lemas.

“mianhe…. Noona….mianhaeyo…..aku tidak memberitahu mu terlebih dahulu, seharusnya aku berhati hati…” ucap Taemin menyesal.

“sudahlah….mau gimana lagi sekarang…mungkin aku akan mengganti nomor…” kata Sunny semakin lesu.

“sudahl dulu ya..” lanjut Sunny “aku titip salam sama Appa dan Umma”

“ne…Noona, lagi sekali aku minta maaf”

Sunny langsung mematikan HPnya. Sunny memendang jauh kedepan dengan tatapan kosong. Tapi tiba-tiba Hp-nya berdering yang membuatnya terkejut. Diraihnya Hp dri saku roknya. Sunny kembali terkejut melihat nomor yang tertera di Hp-nya.

“aaaah…. Kenapa  lagi dia menghubungi ku..” ucap Sunny dan langsung menekan tombol untuk mematikan hubungan telponnya.

Tapi baru saja Sunny ingin menaruh Hp ke sakunya, Hp-nya kembali berdering. Sunny benar-benar marah. Di lihatnya hp itu lagi sekali. Kemudian Sunny menggenggam erat Hpnya dan bersiap-siap untuk melempar Hp-nya ke danau.

Belum sempat Sunny mengayunkan tangannya, dari arah belakang, seseorang langsung menahan tangannya. Sunny sangat terkejut.

“oo…oppa..”

“kenapa..?? kau kenapa Sunny..?” Tanya seseorang yang ternyata Sungmin.

Sunny menundukkan kepalanya. Lagi-lagi Hp nya berdering.

“kenapa kau tidak mengangkatnya..?” Tanya Sungmin

Sunny hanya menggeleng sambil tetap menunduk.

Sungmin langsung mengambil hp Sunny dan menekan tombol berwarna Hijau.

“Honey… akhirnya kamu mengangkat telpon ku..” kata Brian langsung, tanpa tau siapa yang mengangkat telponnya.

= Sungmin Pov =

“Honey… akhirnya kamu mengangkat telpon ku..” kata seorang namja di sebrang sana.

Aku terkejut mendengarnya, siapa dia..? apa mungkin namja chingunya Sunny..? tapi kenapa Sunny tidak mau menerima telpon dari orang ini..?

“Honey.. kenapa kau diam saja..?” ucapnya lagi..

Ya ampun, sepertinya orang ini namja chingunya sunny. Dia menggunakan bahasa asing. Apa mungkin namja chingunya di L.A…? aku terus bertanya-tanya.

Tampa aku sadari, Sunny langsung mengambil Hpnya dari tangan ku. Aku sangat terkejut. Sunny langsung mematikan Hp-nya dan mengeluarkan baterai Hpnya.

Aku terdiam sesaat melihatnya. Aku merasa bersalah dengan apa yang aku lakukan tadi.

“mi.. mianhae Sunny..” ucap ku.

Sunny tetap diam sambil menunduk.

Aku bingung dengan sikapnya ini, biasanya dia selau ceria, tertawa bersama teman-temannya yang lain. Kecuali ketika dia di jailin sama Sooyoung. Tapi ekspresinya beda sekali.

Aku memberanikan diri untuk duduk di sebelahnya.

“sunny…. Kau kenapa..?”

“……”

“gk kenapa-kenapa ko’ oppa…” akhirnya dia menjawab.

“tapi….” Aku gk jadi berbicara karna melihat Sunny menunduk. Aku takut nantinya aku bisa salah ngomong.

“mianhae sunny..” lagi-lagi aku minta maaf.

“oppa gk salah ko’..” ucapnya

“sunny, kalo’ memang kamu punya masalah ceritakanlah… kalo’ kamu pendam sendiri, nanti kamu bisa sakit..” kata ku akhirnya memberanikan diri. Tapi dia kembali terdiam.

“sunny.. kamu anggap saja oppa… oppa kamu sendiri atau teman yang biasanya tempat kamu curhat..” kata ku lagi, tapi sunny tetap saja diam.

Aku menghela nafas…

“ya sudah, kalo’ memang kamu gk mau cerita, dan sepertinya kamu tidak menganggap oppa ada, lebih baik oppa pergi saja..” aku pun bangun dan berjalan meninggalkan Sunny sendirian.

“oppa…” langkah ku terhenti mendengar suara Sunny memanggil ku.

“oppa.. mianhae..” ucapnya lagi.

Aku tersenyum dan berbalik menghadapnya dan duduk kembali di sampingnya.

“kamu tak usah minta maaf, karna kamu gk salah… sekarang kamu mau cerita kan..?” Tanya ku.

“Ne oppa..” sunny mengangguk

Dan akhirnya sunny menceritakan ku masalahnya dengan seorang namja yang menelponnya tadi. Namja yang bernama Brian, mantan pacarnya Sunny sewaktu di L.A

Aku sedikti kesal dengan namja yang bernama Brian itu. Tega-tegnya dia menyakiti Sunny, mendekati Sunny hanya untuk memanfaatkannya saja. Seandainya Brian ada di sini, sudah ku habisi dia.

Aku melihat Sunny sedikit meneteskan air matanya.

“sudah, dia tidak pantas untuk kamu tangisi..” kata ku sambil memberanikan diri menghapus air matanya. Sunny mengangguk pelan.

“Ne, oppa.. gomawo oppa sudah mau mendengar curhatan ku..” ucapnya.

“Ne, cheonmaneyo.. sekarang senyum dong.. kamu jelek tau kalo’ cemberut dan terlihat semakin pendek..” goda ku.

“YA… OPPA… “ katanya sedikit tersenyum sambil memukul bahuku pelan.

“nah.. gitu dong.. cantik kan.. tapi ko’ tetap pendek ya..” goda ku lagi.

“YA… OPPA… oppa nappa..” katanya sedikit cemberut dan memukul-mukul bahuku lagi.

“sudah… sudah.. sakit… auu.. hahaha”

“hahaha..” kami pun tertawa.

Aku senang sekali melihatnya kembali tertawa lagi…

= Sungmin End Pov =

“Yoong.. temani aku ke perpustakaan ya..” pinta Sooyoung.

“oke, tapi ntar traktir aku ya..” kata Yoona.

“aigo.. kau perhitungan sekali sama sahabat mu ini”

“hehe.. becanda ko’.. Oke deh.. tapi abis itu kita langsung pulang ya..”

Sooyoung dan Yoona langsung memasukan buku mereka masing-masing dan bersiap pergi ke perpustakaan.

“eh, kalian mau kemana..?” Tanya Hyoyeon.

“iya nih, gk pulang bareng..?” Tanya Yuri menimpali.

“kita mau keperpustakaan dulu nih..” jawab Yoona

“mau ngapain..?” Tanya Yuri Polos

“mau belanja..” Sooyoung seenaknya.

“ha..?” bingung Yuri.

“ya gk lah.. aku mau balikin buku nih..” kata Sooyoung..

“ooh.. “ koor Yuri, Hyoyeon.

“ya udah, kita pulang duluan ya “  pamit Hyoyeon.

“Ne… oya nanti masakin kita makanan yang enak ya..” kata Yoona.

“aiiish.. kalian selalu menyusahkan ku, dasar para Shikshin..” geleng Hyoyeon

“ayolah.. “ pinta Yoona

“Ne, baik lah” Hyoyeon mengalah

“nanti bantuin aku masak ya Yul..” pinta Hyoyeon.

“oke… dengan senang hati..” jawab Yuri.

“kalo’ gitu hati-hati ya.. kta berdua ke perpustakaan dulu..” kata Yoona.

“ok…. Bye..”

“bye..”

Yoona dan Sooyoung langsung berjalan menelusuri lorong menuju perpustakaan, sedangkan Yuri dan Hyoyeon langsung pulang.

==========

“Donghae…” panggil Siwon .

“ne, ada apa..?” Tanya Donghae.

“eh, bagaimana …? Benarkan apa kata ku.. Jessica sebenarnya juga suka sama kamu”

“ne, spertinya begitu”

“terus kapan kamu mau menembaknya..?”

“aku belum berani, apalagi kemarin aku melihat nya jalan dengan namja itu lagi..”

“kau tembak saja secepatnya, siapa tau namja yang bersama Jessica itu bukan seperti apa yang kau pikirkan..”

“tapi…” donghae terdiam.

“tapi apa..? kau pengecut ternyata” kata siwon meremehkan.

“eh, memangnya kau sendiri sudah berani nembak yeoja yang kau suka itu…?” Tanya Donghae nyolot

Siwon terdiam mendengar perkataan Donghae.

“kenapa kau diam Choi Siwon..?”

“aaah… sudahlah..”

Siwon dan Donghae terdiam.

“kemarin… kau jalan lagi ya sama Sunny..?” Tanya Siwon mengalihkan pembicaraan.

“Ne,… memangnya kenapa..? jangan bilang kau suka sama Sunny…” Donghae menyipitkan matanya

“ya, kau.. gk mungkinlah… sunny itu bukan tipe ku..” jawab siwon langsung.

“terus kenapa..?”  selidik Donghae

“aku hanya menyarankan saja, jangan terlalu sering jalan dengan Sunny, nanti bias-bisa dia suka sama kamu..”

“ha..? ya gk mungkin lah, aku hanya menganggapnya sebagai Dongsaeng saja.. dan sunny pun spetinya begitu… gk lebih…!!”

“ tapi, bias saja dia menganggapnya lebih..”

“hahaha… tenang saja, gk mungkinlah sampai gitu..”

“sudahlah, terserah kau saja, aku hanya mengingatkan saja..” siwon kemudian berjalan meninggalkan Donghae.

“hey… kau mau kemana…?”

“aku mau mencari Hankyung dan Kibum “ kata Siwon kemudian berjalan lagi.

Donghae hanya menatap kepergian Siwon.

=======

“sudah selesai…?” Tanya Yoona

“Ne.. ayo, kita pulang” ajak Sooyung

Sooyoung dan Yoona langsung pulang.

Diperjalanan mereka hanya bercanda dan sesekali membicarakan tentang sekolah dan berbagai macam hal.

“aku laper nih Youngi.. apa Hyoyeon jadi ya masak buat kita?” Tanya Yoona di sela-sela pembicaraan.

“semoga saja… aku juga lapar banget” kata Sooyoung

“…….”

“……..”

“akhirnya sampai juga..” kata Sooyoung

Mereka berdua turun dari bus dan berjalan menuju asrama. Pada saat turun dari bus dan berjalan menuju asrama. Pada saat turun dari bus , Sooyoung melihat seseorang yang dia kenal

“Sunny..” batinnya

“Sunny…. Sunny..” Sooyoung memanggil Sunny.

Sunny yang dipanggil langsung menoleh dan berhenti.

Sooyoung dan Yoona langsung menghampiri Sunny.

“eh, Sooyoung.. Yoona,,.. sudah dari mana saja..? ko’ pulangnya telat…?” Tanya Sunny

“kami habis dari perpustakaan tadi..” jelas Sooyoung

“terus kamu sendiri, habis dari mana..?” Tanya Sooyoung balik.

“aku… aku habis dari… beli Hp nih..” Sunny menunjukkan Hp-nya.

“loh, bukannya hp mu masih bagus ya Sunn..?” Tanya Sooyoung.

“emm.. hp ku yang itu sudah rusak, gk sengaja terjatuh di taman Sekolah..” jelas Sunny.

“ooh…  oya sunn, aku minta nomor Hp kamu dong, kan kemarin-kemarin kita…. Kita gk pernah akrab..”

“Ne, kita gk pernah akrab… alias kau selalu menjaili ku…”

“ hehehe… mianhae..” Sooyoung terkekeh.

Yoona yang melihat ke akraban Sooyoung dan Sunny merasa agak aneh.

“ eh, sejak kapan kalian akrab gini..?” Tanya Yoona

“beberapa hari ini…” jawab Sunny.

“ooh.. kalo’ gitu aku juga minta maaf ya Sunny., dulu aku juga sempat menjahili kamu..” kata Yoona

“aah, sudahlah… gk usah dipikirkan.. aku sudah maafin ko’.. aku kan baik hati.. hehe..”

“gomawo  Danshin.. hehe..” kata Yoona sedikit meledek.

“YA… kau Im Yoon-ah..” teriak Sunny

Sooyoung dan Yoona langsung tertawa melihat tingkah Sunny.. dan akhirnya mereka bertiga pun tertawa dan bercanda sampai di asrama.

“kami pulaaang…” koor Sunny, Sooyoung dan Yoona

Kemudian berjalan masuk sambil bercanda-canda. Tiffany yang baru keluar dari kamar terlihat bingung melihat kedekatan Sunny, Sooyoung dan Yoona.

Terutama Sunny dan Sooyoung.

Begitu pula dengan Taeyeon dan Jessica yang berada di ruang tengah.

Sunny yang sadar dengan tatapan penuh Tanya dari teman-temannya itu, langsung berbicara.

“eh, ada apa sih..? kalian kaya’ ngeliat hantu saja..”

“……” tidak ada respon dari satu orang pun, mereka masih diam.

“hey Jessica… ada yang ingin bicara dengan mu..” kata Sunny sambil melirik Sooyong

“siapa..?” Tanya Jessica

Sooyoung langsung menginjak kaki Sunny

“aaww…” pekik Sunny

“kau kenapa Sunny..?” Tanya Yoona berbisik

“anni.. gwencana..” jawab Sunny sambil sedikit meringis karena injakan Sooyoung.

“Nugu..?” Tanya Jessica lagi.

“Youngi~aa ayo’, tadi katanya mau ngomong ..?” kata Sunny sambil mendorong pelan tubuh Sooyoung.

“aiiish… Sunky kau ini, aku belum siap, bagaimana ini , ya sudahlah..” batin Sooyoung.

“emm…. Anu… anu.. emm..” Sooyoung agak gugup

“hey.. kau mau ngomong apa sih..? mau menjaili kita lagi..?” cibir Tiffany

Sooyoung langsung menunduk mendengar ucapan Tiffany.

======== T B C =====

9 thoughts on “Best Friend & Love (Part 6)

  1. Wahh , keren !!
    Ish kasihan banget ya soo unnie di jauhin sma anak yg lain , dia mau minta maaf malah dikatain ,
    ckckkckckckckckck
    next slanjutnya ditunggu🙂

  2. aduhh … aku pnya firasat buruk nihh … jgn” siwon oppa suka sma fany eonnie ..
    ya gpp lah .. fany eonnie jga cantik kok😉 ccok deh sma siwon oppa .. *tpi ttp ja YoonWon 4ever …*
    eh,, ksian jga ntu soong eonnie … soong eonnie, ttp smangat ! klian hrus baikan ! titik ! *mksa amt sih*

    ttp smangat😉

  3. kasihan sooyoung eonnie.. mau minta maaf malah di cibir. siapa cewek yg disukain siwon oppa?? mudah2 an yoona eonnie deh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s