Raining… (Ficlet)

Title: Raining…

Author: Kim Hyera

Lenght: Ficlet

Cast: Onew/Yoona, Minho/Seohyun, Jonghyun/Tiffany, Taemin/Sunny, Key/Jessica

Genre: Romance, fluff

Rating: PG-13

***

Jinki-Yoona

Jinki berjalan dengan sedikit tergesa menuju sebuah restoran cepat saji. Ia menutupi kepalanya sendiri dengan telapak tangannya, berusaha melindungi diri dari tetesan air hujan. Setelah sampai di dalam, ia berjalan mantap menuju sebuah meja yang telah di isi Yoona— gadis yang menunggunya.

“Maaf, aku terlambat,” kata Jinki menyesal. Yoona menoleh kemudian tersenyum manis. Bukan wajah kesal yang ia berikan untuk kekasihnya yang terlambat dari waktu yang sudah di tentukan.

“Tidak apa-apa. Tunggu sebentar, aku akan pesankan teh hangat.” Yoona memanggil seorang pelayan kemudian memesankan secangkir teh hangat untuk kekasihnya.

“Sudah lama menungguku?” tanya Jinki.

“Ya begitulah, tapi aku tahu alasan keterlambatanmu, sayang. Pasti gara-gara hujan,” jawab Yoona masih dengan senyum manisnya. Jinki tersenyum kaku— merasa tidak nyaman. Seorang pelayan datang dan mengantarkan pesanannya. Jinki menyesap teh hangatnya yang masih mengepulkan asap. Sedetik kemudian ia menjengit, karena kepanasan.

Mereka terdiam cukup lama. Yoona menatap ke arah jendela yang ada di sampingnya. Tetesan air hujan turun membasahi kaca jendela itu. Sedangkan Jinki sedari tadi hanya menatap kekasihnya dalam diam. Ia sedang mengumpulkan keberanian dalam dirinya. Tangan Jinki merogoh saku celananya. Ia mengeluarkan sebuah kotak berwarna biru tua dan kembali menatap Yoona.

“Errr…mungkin ini tak menjadi romantis karena aku lupa membawa sebuket bunga,” kata Jinki membuat Yoona menoleh ke arahnya. Jinki membuka kotak itu dan mengeluarkan isinya, sebuah cincin dengan permata indah.

“Tapi, Would you marry me?” lanjutnya membuat Yoona terdiam seribu bahasa. Gadis itu tak mampu mengeluarkan kata-katanya, ia terlalu bahagia. Hanya dengan anggukan ia menjawab permintaan Jinki.

Jinki bangkit dari duduknya kemudian memasangkan cincin itu di jari manis Yoona. Ia memeluk Yoona dengan erat. Kini semua mata pengunjung mengarah kepada mereka.

***

Minho-Seohyun

Seohyun tersenyum senang setelah selesai menyusun menu makan siang di atas meja makan. Hari ini ia memasak banyak makanan. Karena hari ini adalah hari yang sangat spesial untuknya. Seohyun merapikan rambut panjangnya di depan cermin ruang tengah kemudian duduk di atas sofa menunggu kedatangan suaminya.

Lama menunggu, Seohyun mulai bosan. Ia berjalan menuju jendela rumahnya dan menatap ke atas langit. Ia terkejut melihat langit yang berwarna hitam gelap tanda akan turun hujan. Padahal beberapa waktu yang lalu cuaca masih terasa cerah-cerah saja.

“Kalau sudah begini, Minho Oppa pasti akan pulang terlambat,” kata Seohyun sedikit kecewa.

Ia memutuskan untuk memasukkan makanan yang telah ia buat ke dalam lemari pendingin agar tidak basi. Namun tiba-tiba ia mendengar pintu rumahnya terbuka. Pasti Minho Oppa! tebaknya riang. Seohyun bergegas berjalan menuju  depan dan menyambut kedatangan suaminya.

“Baby, aku pulang,” kata Minho kemudian tersenyum kepada Seohyun yang berdiri di depannya.

“Ayo kita makan siang. Aku masak enak hari ini.” Seohyun menarik tangan Minho ke dalam ruang makan.

“Baby, sebaiknya aku mengganti pakaianku dulu. Kau tak lihat pakaianku sedikit basah karena hujan?” kata Minho namun tak dihiraukan oleh Seohyun. Ia menyuruh Minho duduk kemudian ia mengambilkan makan siang untuk suaminya. Minho tak mampu menolak, sebenarnya ia juga lapar. Ia menyantap masakan Seohyun dengan lahap.

Seohyun memperhatikan Minho sembari tersenyum-senyum. Minho yang sedikit risih di perhatikan, akhirnya bertanya. “Baby, ada apa?” tanyanya heran.

“Kau tak bertanya kenapa aku senang hari ini? Dasar jahat!” Seohyun mengerucutkan bibirnya kesal. Seketika mood nya berubah buruk.

“Jangan pedulikan Appa mu itu. Eomma kesal melihatnya.” Seohyun berbicara kepada perutnya sendiri. Hal itu membuat Minho terdiam. Ia sibuk mencerna maksud dari ucapan Seohyun tadi.

Sebuah senyuman lebar terukir di bibir Minho. Matanya membulat sempurna dan menatap istrinya. “Baby, kau? Hamil? Anak kita?” tanya Minho berurutan. Minho terlalu senang. Ia langsung memeluk Seohyun yang masih menatapnya kesal.

“Aku bahagia sekali mengetahuinya. Gomawo, Yeobo,” kata Minho masih memeluk istrinya erat. Kemudian ia menunduk dan mendekatkan kepalanya ke perut Seohyun yang masih rata.

“Annyeong, anak Appa. Sedang apa di dalam? Cepat besar ya! Appa dan Eomma sangat menyayangimu.”

***

Jonghyun-Tiffany

“Jagiya, bisakah kau menjemputku hari ini?” tanya Tiffany kepada Jonghyun melalui sambungan telepon.

“Maaf jagi, mobilku rusak dan harus masuk bengkel. Jadi hari ini aku tak bisa menjemputmu,” jawab Jonghyun membuat Tiffany sedikit kecewa.

“Benarkah? Baiklah kalau begitu. Aku akan ke apartementmu dan— Yoboseo?” Tiffany menurunkan ponselnya dari telinga. Ternyata sambungan teleponnya telah di putus secara sepihak. Tiffany sedikit kesal dengan tingkah kekasihnya yang selalu saja seenaknya.

Ia segera berjalan keluar apartementnya dan menuju halte bus terdekat. Tiffany membawa sebuah tas berisi makanan untuk Jonghyun. Padahal hari ini ia ingin mengajak kekasihnya itu piknik bersama, tapi cuaca tak bersahabat. Hujan turun sejak tadi pagi dan ia memutuskan untuk menyantap bersama masakannya itu di apartement Jonghyun.

Setelah 15 menit menempuh perjalanan, akhirnya Tiffany sampai di depan gedung apartement Jonghyun. Ia turun dari bus dan berlari kencang agar pakaiannya tidak basah karena hujan yang turun semakin deras. Tiffany tersenyum senang sembari melihat tas makanan yang ia bawa. Ia menekan kode apartement Jonghyun yang sangat ia hapal dan melangkah masuk.

Apartement Jonghyun tampak lengang. Tiffany menerka, Apa Jonghyun sedang pergi? Ia berjalan menuju ruang tengah dan tas makanan yang ia bawa langsung terjatuh. Tiffany membesarkan matanya, ia terkejut saat ini. Jonghyun tengan berciuman panas dengan seorang wanita. Jonghyun segera melepas ciumannya begitu sadar ada seseorang yang datang. Ia memasang tampang terkejut sama seperti Tiffany.

“Jadi ini alasanmu tak bisa menjemputku? Mobil rusak dan harus masuk bengkel, huh?!” kata Tiffany geram.

“Aku bisa jelaskan semuanya jagiya,” kata Jonghyun ketakutan melihat Tiffany yang berjalan mendekat.

“Jelaskan apa? Laki-laki kurang ajar! Dasar player!”

PLAKK!

Tiffany menampar pipi Jonghyun keras kemudian berjalan keluar dari apartement itu. Gadis itu mengepalkan tangannya kesal. Di dalam, Jonghyun mengelus pipinya yang sakit akibat tamparan Tiffany yang terlewat keras. Gadis yang tadi di ciumnya bangkit dari duduknya. Ia menatap Jonghyun marah.

“Jadi kau berbohong padaku? Tenyata kau masih punya kekasih? Dasar brengsek!”

PLAKK!

Sebuah tamparan kembali mendarat di pipi Jonghyun namun kini di sebelah kiri setelah sebelah kanan tadi telah menjadi sasaran keganasan Tiffany. Gadis itu berjalan meninggalkan Jonghyun yang mengerang sakit akibat dua tamparan yang ia dapatkan hari ini.

“Sial sekali aku hari ini!!!” teriaknya frustasi.

***

Taemin-Sunny

Taemin menyembunyikan setangkai bunga mawar di belakang badannya. Jantungnya berdetak berkali-kali lebih cepat dari biasannya, membuatnya harus menghembuskan nafas berulang kali. Taemin berdiri di depan sebuah pintu di koridor sekolahnya dan menunggu seseorang keluar dari dalam pintu berwarna putih tersebut.

Tak lama seorang gadis imut membuka pintu itu dan tersenyum ke arah Taemin yang menyengir. Gadis itu menghampiri Taemin yang semakin gugup.

“Annyeong Sunny Noona,” sapa Taemin dengan suara pelan namun masih dapat di dengar oleh Sunny.

“Annyeong, kau tak pulang?” tanya Sunny di sambut gelengan cepat dari Taemin.

Taemin mengeluarkan setangkai mawar itu dari belakang badannya dan langsung menyerahkannya kepada Sunny. “Noona, maukah kau menjadi pacarku?” ucap Taemin dengan menunduk dan tangannya menyodorkan mawar tersebut kepada Sunny.

Sunny belum menjawab, ia memasang wajah terkejut. Namun tangannya bergerak perlahan menerima mawar tersebut dari tangan Taemin. Taemin mengangkat kepalanya dan menatap Sunny dengan berbinar. Senyuman lebar terbentuk di bibirnya.

“Ne, aku mau.” Sunny menjawab dengan tersipu malu. Ia mencium aroma mawar tersebut kemudian menatap Taemin. Taemin terlalu bahagia, ia langsung menggandeng tangan Sunny.

“Hey, kita mau kemana?” tanya Sunny heran. Taemin menoleh ke arahnya, “Kencan,” jawab Taemin singkat.

“Tapi sebentar lagi akan—” Sunny menatap langit yang hitam pekat. Sedetik kemudian ujan turun dengan derasnya. “Hujan.” Sunny melanjutkan kalimatnya yang tadi terputus. Taemin mendesah kecewa. Sunny menyadari itu kemudian menarik Taemin kembali masuk ke dalam sekolah.

“Kencan di sekolah tidak masalah kan?” ucap Sunny dengan senyuman manisnya. Taemin mengangguk kemudian mengecup pipi nya singkat.

“Ne, jagiya.”

***

Key-Jessica

“JESSICA!!” teriak suara pria membuat Jessica berbalik dan berhenti menarik kopernya. Ia dapat melihat seorang pria berlari ke arahnya dengan rambut dan baju basah. Jessica masih terdiam di tempat dan membiarkan sosok pria itu semakin mendekat.

“Kau! Apa yang kau lakukan? Kau mau pergi begitu saja?!” sembur pria itu dengan nafas yang masih terengah-engah. Jessica menatapnya sendu kemudian memegang tangan pria itu.

“Maafkan aku, Key. Tapi aku harus segera pergi ke Amerika. Aku harus melanjutkan sekolahku disana,” kata Jessica menatap manik mata Key yang berwarna coklat.

“Setidaknya kau memberitahuku terlebih dahulu.” Suara Key melunak.

“Maafkan aku Key,” ucap Jessica menyesal.

“Tapi, kau sudah memikirkan kata-kataku semalam? Apa jawabanmu?” tanya Key membuat Jessica kembali menatapnya. Semalam, pria itu menyatakan perasaannya dan itu masih belum mendapat jawaban dari Jessica.

Perlahan Jessica tersenyum dan mengeratkan genggamannya di tangan Key. “Kau mau menungguku kan?” tanya Jessica membuat Key mengangguk mantap. Key memeluk Jessica erat di tengah keramaian bandara.

Sebuah suara terdengar, suara itu memberitahukan bahwa nomor penerbangan Jessica mengalami penundaan. Hujan deras membuat penundaan itu sedikit lama. Hal itu membuat Key tersenyum senang.

“Terima kasih untuk semuanya, Key. Ku harap kau akan selalu menungguku sampai aku pulang dari Amerika,” kata Jessica dengan senyumannya.

“Tentu saja aku akan menunggumu. Aku sangat mencintaimu, Sica.” Key langsung mencium bibir mungil Jessica. Ia mencoba meyakinkan gadis itu dengan kesungguhan ucapannya tadi.

“Ayo kita rayakan hari jadi kita ini di restoran sana.” Key menunjuk ke sebuah restoran cepat saji. Jessica mengangguk mantap kemudian menggandeng tangan Key mesra. Senyuman lebar terus merekah di bibir keduanya melukiskan kegembiraan yang tak terkira.

-FIN-

Raining…

Hahaha..mari tertawa bersama setelah selesai membaca ficlet ini. benar-benar gak jelas kan? Gak tau deh kenapa bisa dapat ide kayak gini. Apalagi ngeliat couplenya SHINee Generation..hahahaa..

Biarpun geje, aku tetep minta komentar dari kalian…

Be a Good Reader’s ya😀

15 thoughts on “Raining… (Ficlet)

  1. aku suka banget saeng apalagi onew sama yoona haha *kecup-kecup
    tapi kasian si jong oppa haha makanya jangan jadi player oppa cukup tiffany eonni aja🙂 LOL
    cuman aku kurang suka pairingnya saeng ,menurutku yang pas itu:
    ~onew with yoona
    ~jonghyun with sica
    ~minho with yuri
    ~key with krystal (?) ahaha (seohyun deng)
    ~taemin with me #plaaak *abaikan
    (taemin with tiffany)
    itu pendapatku aja loh jangan dendam hahah apa coba (?)🙂
    tapi bagus kok ceritanya ,,,saengku ini emang jago bikin finclet hho…
    *maaf panjang ya? maklum aku cerewet #plak *sekali lagi abaikan ~~

    • hhahahaha..
      Gomawo eonni sayang..

      Salah pairing yah? hehehe ini asal-asal aja masanginnya. Cuma Key-Sica, Minho-Seo yang paling pas menurutku..O ya satu lagi Yoona-Onew..Sisanya asal masangin#PLAKKK!!!!

      Gak papa eonni, aku suka kalo koment nya panjang-panjang kayak gini. Berarti ngehargain usaha aku🙂

      Makasih pujiannya eonni..jadi malu deh*blushing*😀

  2. entah knpa pas bca ff ini q jdi kyak orang gila…
    dari tadi senyum2 sich.. #hayo lho saeng mue hrus tanggung jawab.
    romantis bgd pa lagi pas onew oppa ngelamar yoong eonni..#ngiri bgd q..
    hahaha kasian tuh jonghyun oppa ditampar 2x..slah sapa jd player..
    ngakak eank bgian taem oppa.. LoL..
    napa taem oppa gagh ma sulli ajah..??
    aish q kebanyakan cingcong…

    oh iya saeng TWB ma Rain Drop.nya mana nich??
    dah gagh sabar q nungguin.nya..
    pokoknya cepat publish eah…#kedipin mata..

    • Jangan gila eonni..susah ntar aku bawanya ke RSJ#PLAKK

      Kan pairingya Shinee generation eonni, jadi sulli gak masuk cast..hehehehe..

      TWB sama Rain Drop di tunggu aja yah eonni..
      Aku baru selesai Ulum..secepatnya bakal aku lanjutkan😀

  3. Huaaa ..
    Daebak!!
    Romantis bgt ..

    Paling suka couple onyoon,,minseo,,n taesun ..
    Hehehe ..

    Mupeng liat Si Dubu ngelamar Yoona eonni ..
    Pengen .. Pengen ..

    Ng-iri liat Uri nampyeon Mino ma Baby Seo ..
    Aku juga lagi ngandung anak kamu oppa .. Lol (*PLAAK ngmng apa sih aku nya?? Dikeroyok flamers sekampung nie ..)

    Si Taeminie udh pandai ya nyatain cinta nya ..
    Bukan si baby magne lg nie ..

  4. wah bgus bnget cerita’a dan seru,,
    seneng deh nglaht seo hamil,,,,
    chingu di tunggu ff slnjut’a dri mu,,,

  5. couple.nya salahh !! drimna coba dpt couple tiffany-jonghyun ‘n yoona-onew ?? *kn bisa aja*
    tpi gpp .. ttp seru ‘n keren kok😉

    ttp smangat😉

  6. Sy ga merpermasalahkan couplenya selama ada seo unnie sy baca.wkwk
    *seomate akut😀

    Lucu ahhh
    So sweet entah knpa kalo Ada adegan ngomong ke perut orang hamil itu sweet banget.haha
    Bagus Thor🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s